“HANGUS” DANA PERS YANG DI KUMPUL BULOG SIDRAP

Gelih lagi, ada aroma amis menimpanya, Meski masih terbilang baru menjadi Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Sulawesi Selatan.

Irfan, kembali di timpa badai kecaman. Korelasinya, kini membalut soal dana Pers dari Kepala Gudang.

“Kami tidak bisa lagi membeli Majalah dan Koran, karena semua dana tersebut di berikan pada Kantor Cabang Bulog Sidrap. Maaf Pak.” Kata singkat Salah satu Kepala Gudang pindahan dari Palopo, ketika di temui Media 01 di Gudang Pilialnya.

Pesonanya memang agak beda dengan beberapa Pinca pendahulunya, Pinca sekarang nampak ambisius, sebab dulunya tidak demikian adanya, tapi itukan lain Pimpinan, lain watak serta gayanya. Tapi harus patuhi perintah Bos, namun tidak selamanya tidak di layani Wartawan, yang silarurrahmi di Gudang, pasti melihat kondinya dulu, kalau memungkinkan, oke, kalau tidak Pers mutlak sabar. Ujar Kepala Gudang lainnya, yang nampak sedih.

Herannya, ada Wartawan ngoceh, enggan disebut namanya, mengaku pernah konfirmasi dengan Irfan Pinca Cabang Bulog Sidrap, merasa lain dengan Pinca sebelumnya, cara pelayanannya terkesan tidak bermitra, bahkan Wartawan di temui di ruang tamu, begitu pulah saat menjadi Pinca di Kabupaten Pintang, meski ketika di tanya mengenai dana Pers dari Gudang Bulog, Irfan hanya tersenyum simpul.

Akhirnya, menua sorotan dari beberapa media yang mengetahui, seraya menyebut sudah “Hangus”. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *