KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA – Menanggapi belum terlaksananya pelantikan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Mamasa yang telah tertunda selama kurang lebih tiga bulan pasca proses seleksi terbuka (selter).
Ketua Harian Sinergi Muda Mamasa, Ryan Mewa’, berharap agar pimpinan DPRD segera mengambil langkah konstruktif dengan mengeluarkan rekomendasi sebagai bentuk dukungan terhadap proses reformasi birokrasi yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Mamasa.
Menurut Ryan Mewa’, proses seleksi terbuka yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, transparan, dan berbasis kompetensi.
Karena itu, hasil dari proses tersebut perlu segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan kesan adanya hambatan terhadap agenda reformasi birokrasi.
“Kami memandang bahwa pimpinan DPRD sebaiknya mengeluarkan rekomendasi sebagai bentuk dukungan terhadap niat baik Bupati Mamasa dalam menjalankan salah satu visi dan misinya, yakni reformasi birokrasi. Proses seleksi terbuka telah dilakukan sesuai mekanisme dan menjadi harapan banyak masyarakat agar jabatan strategis diisi oleh figur yang memiliki kompetensi dan kapasitas,” ujar Ryan Mewa’. Ahad,(7/6/2026).
Ia menegaskan bahwa keterlambatan pelantikan yang berlangsung cukup lama berpotensi menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan komunikasi dan sinergi yang baik antara lembaga eksekutif dan legislatif demi menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Jangan sampai muncul kesan bahwa upaya perbaikan birokrasi justru dihalang-halangi oleh wakil rakyat sendiri. DPRD dan pemerintah daerah pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Mamasa,” lanjutnya.
Sinergi Muda Mamasa berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan daerah di atas kepentingan lainnya, sehingga proses pengisian jabatan Sekwan definitif dapat segera diselesaikan dan roda pemerintahan berjalan lebih efektif.
“Kami mengajak semua pihak untuk mendukung langkah-langkah yang bertujuan memperkuat profesionalisme birokrasi. Mamasa membutuhkan kolaborasi, bukan tarik-menarik kepentingan yang justru menghambat percepatan pembangunan daerah,” tutup Ryan Mewa’.
Sinergi Muda MamasaMendorong Partisipasi Pemuda untuk Kemajuan Daerah. (Ayu)

















