MAMASA, KOSONGSATUNEWS.COM – SD Negeri 001 Mamasa masih mengalami keterbatasan ruang kelas dan fasilitas penunjang untuk menampung ratusan siswanya. Kepala SDN 001 Mamasa, Mece’ Sa’du, menyatakan pihaknya harus menerapkan sistem pembelajaran dua shift demi menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan.
Saat ini, SDN 001 Mamasa menampung sebanyak 650 siswa dan siswi dengan ketersediaan 24 ruang kelas. Meski sebelumnya sudah mendapat penambahan ruangan, sekolah tersebut dinilai masih membutuhkan sekitar 8 ruang kelas baru pada tahun ini. Tak hanya ruang kelas, sekolah ini juga belum memiliki fasilitas laboratorium serta gedung kantor resmi.
Sebagai putri daerah Mamasa yang telah memimpin sekolah tersebut selama empat tahun, Mece’ menegaskan komitmennya untuk memajukan kualitas pendidikan di tanah kelahirannya meski dihadapkan pada keterbatasan fisik.
”Saya orang Mamasa, putri daerah di sini. Saya betul-betul ingin melihat sekolah ini baik,” ujar Mece’ Sa’du kepada wartawan. (29/7)
Mece’ mengungkapkan bahwa program revitalisasi (revit) sekolah tahun 2025 lalu sangat membantu pembenahan sarana dan prasarana di SDN 001 Mamasa. Mengenai keterbukaan informasi di lingkungan sekolah, ia memastikan seluruh pengelolaan anggaran dijalankan secara akuntabel.
”Kami benar-benar menerapkan transparansi selama penggunaan dana BOS,” tegas Mece’.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi terkait proyek revitalisasi akan terus dijaga, meskipun saat ini beberapa fasilitas fisik baru saja dibongkar untuk tahap pembangunan lanjutan. Sementara itu, untuk kebutuhan tenaga pengajar di SDN 001 Mamasa dipastikan sudah mencukupi.
(*)
SDN 001 Mamasa Masih Kekurangan Kelas, Pengajaran Terapkan Sistem Shift























