Majene, — Keluarga Besar Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) Wilayah Kabupaten Majene sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah. Acara yang sarat dengan nuansa kekeluargaan dan kepedulian sosial ini dihelat pada Ahad, 20 September 2026, bertempat di Sekretariat IJS Majene, Kompleks Pasar Oleh-Oleh Lembang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini terasa istimewa dan sarat makna. Pengurus IJS Majene mengangkat tema yang sangat kontekstual dengan kondisi lingkungan saat ini, yakni: “Berbagi Sejuk di Musim Kemarau”. Tema tersebut dipilih sebagai refleksi moral agar momentum kelahiran Rasulullah SAW dapat menjadi sumber energi spiritual bagi para jurnalis dan masyarakat untuk senantiasa menebarkan kesejukan, kedamaian, serta kepedulian di tengah tantangan cuaca panas dan kemarau.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Majene, Albar Mustar, serta Kasi Humas Polres Majene, Pak Suyuti. Kehadiran para mitra strategis pemerintah dan aparat penegak hukum ini semakin memperkuat sinergi yang harmonis bersama insan pers di Bumi Assamalewang.
Ketua IJS Wilayah Kabupaten Majene dalam sambutannya menyampaikan bahwa esensi peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan profesi jurnalistik yang menjunjung tinggi objektivitas, kebenaran, dan keberpihakan pada kemaslahatan umat.
“Melalui tema Berbagi Sejuk di Musim Kemarau, kami ingin mengajak seluruh insan pers dan masyarakat Majene untuk terus merawat kebersamaan. Di tengah suasana kemarau yang terik, kehadiran jurnalis dan sesama umat manusia harus mampu menjadi penyejuk, membawa kabar yang mencerahkan, serta memberikan solusi nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Rangkaian acara semakin khusyuk dengan dilantunkannya ayat suci Al-Qur’an oleh Nuhun Jamal. Suasana tradisi lokal juga tampak kental tatkala pembacaan Barzanji versi bahasa Mandar dilantunkan dengan penuh penghayatan oleh Hamsir, menambah kekhidmatan jalannya peringatan hari lahir Baginda Nabi.
Puncak acara diisi dengan hikmah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang disampaikan oleh penceramah kondang, Ustaz Yakub. Dalam tausiahnya, beliau mengupas tuntas keteladanan kepemimpinan, keluhuran budi pekerti, serta kepedulian sosial Rasulullah SAW yang patut dijadikan teladan utama dalam merajut kerukunan umat serta profesionalisme kerja sehari-hari.
Selain agenda keagamaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan ramah tamah bersama warga sekitar Pasar Oleh-Oleh Lembang. Suasana kebersamaan tampak kental tatkala para jurnalis, pejabat daerah, dan tamu undangan duduk bersama menikmati hidangan khas Maulid, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kolaborasi antara pers dan masyarakat Majene.
Melalui terselenggaranya kegiatan ini, Keluarga Besar IJS Majene berharap semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat terus menginspirasi insan pers untuk senantiasa menyajikan karya jurnalistik yang profesional, berimbang, dan membawa kesejukan bagi dinamika informasi di Sulawesi Barat.
Editor TENRI AYA/H.M.YAHYA














