SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM — Semangat kepemimpinan, keberanian berpikir kritis, dan kolaborasi menjadi energi positif yang ditularkan Dr. Abdul Jabbar, S.I.P., M.Si., kepada para pelajar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Enrekang, Sabtu (10/10/2026).
Ketua Karang Taruna Kabupaten Sidrap sekaligus Wakil Dekan I FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) tersebut hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di dua sekolah, yakni SMK Negeri 2 Sidrap pada pukul 09.00 WITA dan SMA Negeri 4 Enrekang pada pukul 13.00 WITA.
Di SMK Negeri 2 Sidrap, Dr. Abdul Jabbar membawakan materi “Kepemimpinan, Kekompakan Tim dan Kolaborasi dalam Organisasi”. Sementara di SMA Negeri 4 Enrekang membahas tema tentang
‘Retorika dan Berpikir Kritis” untuk membekali siswa dengan kemampuan berkomunikasi, menyampaikan gagasan secara terstruktur, menganalisis persoalan, serta membangun argumentasi yang logis dan bertanggung jawab.
Tidak sekadar menyampaikan teori, Doktor AJB—sapaan akrabnya—mengemas materi secara interaktif, inspiratif, dan berbasis praktik. Para peserta diajak terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga suasana kegiatan berlangsung dinamis, komunikatif, dan penuh antusiasme.
Pendekatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Para pengurus OSIS juga menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti setiap sesi, sekaligus memperoleh perspektif baru mengenai pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, kekompakan dalam tim, serta keberanian menyampaikan pendapat dengan argumentasi yang kuat.
Bagi Dr. Abdul Jabbar, LDKS bukan sekadar agenda pelatihan organisasi, melainkan ruang strategis untuk membentuk karakter dan menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan masa depan.
“Pemimpin muda tidak cukup hanya berani tampil dan memberi perintah. Mereka harus mampu menjadi teladan, membangun kekompakan, menghargai perbedaan, berpikir kritis, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
Kepemimpinan sejati bukan tentang siapa yang paling berkuasa, tetapi siapa yang paling mampu memberi pengaruh positif dan manfaat bagi sesama,” menjadi pesan yang relevan dalam pembentukan karakter pemimpin muda.
Kehadiran Dr. Abdul Jabbar dalam dua kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan, pengembangan kapasitas generasi muda, dan gerakan sosial kepemudaan.
Melalui perannya di lingkungan perguruan tinggi dan Karang Taruna, ia terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, matang dalam berkomunikasi, dan memiliki kepedulian sosial.
Dari ruang pelatihan menuju ruang pengabdian, dari gagasan menjadi gerakan. Para pelajar diharapkan tidak berhenti pada semangat selama kegiatan berlangsung, tetapi mampu menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi tindakan nyata di sekolah, organisasi, dan lingkungan masyarakat.
Sebab, masa depan tidak hanya membutuhkan generasi muda yang pintar berbicara, tetapi juga mereka yang mampu berpikir jernih, bekerja bersama, mengambil tanggung jawab, dan menghadirkan perubahan.
“Jadilah pemimpin muda yang tidak sekadar ingin didengar, tetapi juga mau mendengar; tidak hanya pandai berbicara, tetapi berani bertindak; dan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memberi arti.”tandas DRI AJB (sapaan akrab). (MDS)













