Kulit Pisang Jadi Emas: Transformasi Zero Waste melalui Kewirausahaan Digital di Sidenreng Rappang

SIDRAP — Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang menggelar kegiatan inovatif yang mengedepankan prinsip zero waste. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan pengabdian langsung kepada masyarakat. Acara ini juga mencerminkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan kewirausahaan digital.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kepala Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) bersama dengan TIM PKM Risetmu. Melalui kolaborasi ini, pihak universitas berupaya memberikan solusi kreatif yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan limbah kulit pisang. Inisiatif ini merupakan respon strategis terhadap permasalahan lingkungan dan kebutuhan pemberdayaan ekonomi lokal.

Tema kegiatan kali ini berfokus pada Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Inovasi Zero Waste Dari Kulit Pisang Pemberdayaan Nasyiatul Aisyiyah Sidenreng Rappang Melalui Kewirausahaan Digital Marketing.” Ide inovatif ini mengkombinasikan upaya pengurangan limbah dengan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk, sehingga menghasilkan sinergi antara keberlanjutan lingkungan dan kemajuan ekonomi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat dijadikan model bagi institusi pendidikan lain dalam mengoptimalkan peran pengabdian kepada masyarakat.

Kepemimpinan kegiatan dipegang oleh Ketua Tim Pelaksana, Astrina Nur Inayah, S.TP., M.Si, yang didampingi oleh anggota tim Bahtiar Herman, S.E., M.M, dan Muhammad Aksan, SP., M.SC. Tim yang solid ini memiliki latar belakang akademis dan praktis yang mumpuni dalam bidang penelitian dan pemasaran digital. Pengalaman mereka dalam proyek-proyek serupa menjadi modal utama dalam mengimplementasikan inovasi yang berdampak luas.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari penuh dengan rangkaian materi dan diskusi interaktif, dihadiri oleh para pengurus Nasyiatul Aisyiyah Sidenreng Rappang. Pada hari pertama, Senin, 24 Februari 2025 oleh ibu Astrina Nur Inayah, S.TP., M.Si dengan judul materi “Pelatihan dan Pembuatan Inovasi Dari Kulit Pisang”. Pada hari kedua yaitu Selasa, 25 Februari 2025 dibawakan materi oleh Erwin Irnandi As, S.E., M.M, dengan materi bertajuk “Strategi Pemasaran Digital & Peningkatan Penjualan melalui Media Digital.” Materi yang disampaikan diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam tentang pemanfaatan media digital dalam meningkatkan performa pemasaran produk serta materi selanjutnya dibawakan oleh Bapak Muhammad Aksan, SP., M.SC dengan materi “Belajar Desain Grafis Brand & Packing Bagi Pemula”.

Pendekatan digital marketing dalam kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek pemasaran konvensional, melainkan juga mengintegrasikan strategi inovatif yang mendukung pengembangan ekonomi berbasis zero waste. Inovasi pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan baku produk kreatif menunjukkan betapa pentingnya penerapan konsep sustainable development dalam konteks kewirausahaan. Dengan dukungan teknologi digital, diharapkan produk-produk inovatif tersebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan berdampak positif bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, inisiatif ini merupakan langkah strategis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang dalam menggabungkan pengabdian kepada masyarakat dengan penerapan teknologi digital untuk pemberdayaan ekonomi. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan kewirausahaan di tingkat lokal. Melalui program ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara dunia akademis dan masyarakat dalam mengatasi tantangan lingkungan dan ekonomi secara berkelanjutan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *