MAMASA — Ikatan Jurnalis Sulawesi (IJS) Kabupaten Mamasa resmi terbentuk dan dikukuhkan melalui rapat musyawarah perdana yang berlangsung di Mamasa.
Pembentukan organisasi ini menjadi momentum penting bagi para jurnalis lintas media dalam memperkuat peran pers sebagai sumber informasi terpercaya sekaligus mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan daerah.
Musyawarah tersebut dihadiri jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, dan media daring yang selama ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Mamasa. Dalam forum itu, para jurnalis sepakat untuk membentuk wadah yang mampu mendorong profesionalisme serta meningkatkan kapasitas kerja pers, baik dari sisi kualitas pemberitaan, integritas, maupun solidaritas antarsesama insan media.
Pembentukan Kepengurusan dan Visi Organisasi
Dalam rapat yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut, para peserta resmi memilih struktur pengurus IJS Kabupaten Mamasa. Kepengurusan ini disusun untuk memastikan jalannya organisasi berlangsung efektif dan mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan anggota, mulai dari advokasi, peningkatan kompetensi, hingga pengembangan jejaring.
Ketua DPP Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat mengatakan dengan terbentuknya DPW IJS Mamasa dapat berjalan Roda Organisasi Sebagai Mana Mestinya dengan Tentunya Selalu Mengedepankan kekompakan dan kepercayaan terhadap lembaga Organisasi sehingga kedepannya bisa ber Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mamasa baik Secara Sosial Maupun Keagamaan,Ungkapnya .
Irham Berharap IJS Mamasa yang baru terbentuk Bisa berkembang dan bisa memberikan kepercayaan kepada Publik terutama Pemberitaan yang ada di Kabupaten Mamasa dan Selamat Kepada Johar yang Terpilih sebagai ketua DPW IJS Mamas Periode 2025-2029.
Ketua IJS Kabupaten Mamasa terpilih Johar menyampaikan bahwa terbentuknya IJS di Mamasa lahir dari kebutuhan untuk memperkuat posisi dan kapasitas jurnalis di tengah dinamika perkembangan informasi yang begitu cepat.
“Pembentukan IJS Mamasa adalah langkah awal untuk menghadirkan wadah yang benar-benar fokus pada profesionalisme jurnalis, peningkatan kualitas pemberitaan, serta perlindungan terhadap pekerjaan pers. Kami ingin memastikan bahwa insan pers di Mamasa memiliki ruang yang kuat untuk berkembang dan mendapatkan akses pembinaan yang layak,” ungkapnya.
Ia menegaskan, IJS Mamasa tidak hanya akan menjadi organisasi formal, tetapi juga rumah besar bagi seluruh jurnalis yang memiliki komitmen terhadap kerja jurnalistik yang berintegritas, independen, dan mengedepankan kepentingan publik.
Komitmen Menjaga Independensi dan Kode Etik Jurnalistik
Salah satu poin penting dalam pembentukan IJS Mamasa adalah penegasan komitmen untuk menjaga independensi dalam pemberitaan. Organisasi ini akan mendorong anggotanya tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik, menghindari konflik kepentingan, serta memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipertanggungjawabkan.
“Sebagai pilar keempat demokrasi, pers harus mampu mempertahankan kredibilitasnya. IJS Mamasa hadir untuk memastikan bahwa tugas-tugas jurnalistik dijalankan secara profesional, tanpa tekanan, dan tetap menjunjung tinggi nilai objektivitas,” jelas salah satu pendiri organisasi tersebut.
Program Kerja Awal: Pelatihan, Advokasi, dan Penguatan Jaringan
Sebagai organisasi baru, IJS Mamasa telah merumuskan sejumlah program kerja jangka pendek dan jangka menengah, antara lain:
Mengadakan pelatihan jurnalistik bagi anggota, termasuk teknik penulisan berita, investigasi, fotografi jurnalistik, dan literasi digital.
Memberikan pendampingan dan advokasi bagi jurnalis yang menghadapi kendala atau tekanan dalam menjalankan tugasnya.
Menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, dan media nasional.
Membangun sistem kolaborasi lintas media untuk meningkatkan kualitas pemberitaan daerah.
Mendorong terciptanya lingkungan kerja pers yang kondusif, aman, serta bebas dari intimidasi.
Program-program ini dipandang penting untuk menjawab tantangan era digital, di mana arus informasi begitu cepat sehingga jurnalis perlu terus meningkatkan kemampuan, baik dalam verifikasi fakta, penggunaan teknologi, maupun etika pemberitaan.
Harapan ke Depan
Dengan resmi terbentuknya Ikatan Jurnalis Sulawesi Kabupaten Mamasa, para jurnalis berharap organisasi ini dapat menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah daerah, namun tetap kritis dan independen dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. IJS Mamasa juga berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.
Para peserta musyawarah menegaskan bahwa kesolidan dan profesionalisme adalah modal utama bagi jurnalis untuk terus dipercaya publik. Karena itu, IJS Mamasa akan menjadi ruang kolaborasi yang inklusif, terbuka bagi seluruh jurnalis yang memiliki semangat memajukan dunia pers di Bumi Kondosapata.(Ayu)







