KOSONGSATUNEWS.COM — Kontraktor pelaksana Proyek Toilet menari – nari diatas tumpukan uang Rp 166 juta.
Bukannya memperbaiki sesuai tupoksi peruntukan uang proyek tersebut, tapi malah semakin berulah, hingga timbul kesan proyek asal jadi.
Seperti dialami salahsatu sekolah Dasar Negeri 50 berlokasi di Kelurahan Lumpue, Kota Parepare. Sulawesi Selatan.
Kontraktor menganggap selesai pengerjaan, meski beberapa item nampak tidak di urus.
Seperti yang di sampaikan Kepala Selolahnya. Syarifuddìn. ” masa kontraktor langsung meninggalkan lokasi peoyek, padahal, seharusnya masih banyak, yang perlu di benahi”. Keluhnya.
Kadis Pendidikan Kota Parepare. Makmur, juga selaku PPK Proyek, berupaya di konfirmasi, tidak berada di tempat.
(*)







