KOSONGSATUNEWS.COM, SIDRAP , –Tujuh siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) asal SMK Muhammadiyah Sidenreng Rappang resmi ditarik, setelah menjalani program magang selama dua bulan di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang).
Kegiatan penarikan berlangsung di Ruang Wakil Rektor III, Lantai 4 Gedung Rektorat UMS Rappang, Senin 13 Januari 2026. Para siswa dilepas langsung oleh Wakil Rektor III UMS Rappang, Dr. Herman Dema, S.Pd., S.IP., M.Si., didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Kabiro SDM) Drs. Musagani.
Dalam sambutannya, Dr. Herman Dema memberikan motivasi kepada para siswa agar setelah lulus dari SMK dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa UMS Rappang memiliki beragam program studi yang relevan dan sesuai bagi lulusan SMK.
“UMS Rappang memiliki sejumlah program studi yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan latar belakang lulusan SMK. Kami berharap adik-adik tidak ragu untuk melanjutkan kuliah,” ujar Dr. Herman.
Selain itu, ia menekankan bahwa lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di dunia kerja karena pendidikan SMK memang diarahkan untuk menyiapkan tenaga siap pakai.
“Arah SMK itu adalah dunia kerja. Kami berharap meskipun nantinya melanjutkan kuliah, adik-adik sudah memiliki bekal keterampilan dan pengalaman dari dunia industri, sehingga ke depan mampu membangun usaha sendiri,” tambahnya.
Dr. Herman juga berbagi pengalaman dan kisah perjalanan sejumlah pengusaha yang memulai usaha dari nol hingga berhasil membuka banyak cabang di berbagai daerah.
Menurutnya, memulai usaha memang terasa berat, namun akan terasa lebih ringan setelah dijalani dengan tekun dan disiplin.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan para siswa untuk terus menjaga kedisiplinan dan etos kerja, mengingat setelah PKL di UMS Rappang mereka akan melanjutkan program magang selama dua bulan di Kota Makassar.
“Jaga diri dengan baik. Makassar tidak sama dengan Rappang, karena Makassar merupakan kota besar dengan tantangan yang berbeda,” pesannya.
Sementara itu, Siti Rahmi, selaku guru pendamping siswa PKL, menjelaskan bahwa program PKL yang diikuti siswanya berlangsung selama empat bulan dan dibagi ke dalam dua lokasi.
“PKL dibagi dua lokasi, dua bulan di UMS Rappang dan dua bulan di Makassar. Siswa kami ditempatkan sesuai dengan jurusan dan keahlian masing-masing,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tujuh siswa PKL tersebut berasal dari dua jurusan, yakni Animasi dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
“Kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang maksimal selama mengikuti program PKL ini, sehingga menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” tutupnya.(MDS)








