Barru – Mahasiswa Program Bina Desa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pelatihan bertema “Pembuatan Haylase untuk Meningkatkan Perpanjangan Lama Masa Simpan Pakan pada Ternak Ruminansia” di Jaya Farm, Jalan A. M. Akbar, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini menjadi upaya mengatasi persoalan ketersediaan pakan ternak sekaligus meningkatkan kualitas nutrisi dan produktivitas ternak ruminansia. Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan inovasi haylase berbahan dasar rumput gajah sebagai pakan fungsional yang bergizi tinggi, praktis, dan berkelanjutan bagi peternak.
Pelatihan dihadiri perangkat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, petugas peternakan, ketua kelompok tani, petani-peternak, serta masyarakat. Narasumber, Zazkia Putri Khaerunnisa dari Fakultas Peternakan Unhas, memaparkan kandungan nutrisi rumput gajah (Pennisetum purpureum), tahapan pembuatan, hingga indikator keberhasilan haylase.
Secara praktik, peserta diajarkan proses pengeringan rumput hingga kadar air rendah, pencacahan, pencampuran dengan dedak dan sumber energi, serta penambahan perekat alami. Campuran kemudian dikemas dalam plastik bening menggunakan sistem aerob agar pakan lebih tahan simpan dan mudah didistribusikan.
Metode ini dinilai sederhana karena dapat dilakukan dengan peralatan rumah tangga, sehingga cocok diterapkan peternak skala kecil hingga menengah. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif seputar dosis pemberian, kandungan nutrisi, dan pengaruh haylase terhadap performa ternak.
Melalui inovasi ini, peternak diharapkan mampu memanfaatkan pakan alternatif yang murah,bergizi, dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pakan komersial.
Penerapan teknologi tepat guna ini diharapkan berdampak pada peningkatan produktivitas ternak dan kesejahteraan peternak di Barru








