KOSONGSATUNEWS.COM, SIDRAP, —Mahasiswa Program Studi Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) sukses menggelar Final Praktik dengan menampilkan beragam hidangan nusantara yang dikemas secara estetis dan profesional.
Kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran mahasiswa semester III dalam mata kuliah Kolaborasi Kuliner dan Dekorasi Penyajian Makanan, yang menekankan keseimbangan antara cita rasa dan keindahan visual.
Dalam final praktik tersebut, mahasiswa menyuguhkan berbagai menu khas Nusantara yang diolah menggunakan teknik kuliner modern tanpa meninggalkan keaslian rasa.
Setiap hidangan dirancang sebagai karya seni, mulai dari pemilihan bahan, teknik pengolahan, hingga penataan dan dekorasi penyajian yang memikat.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang kuliner dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Para tamu undangan tampak antusias dan terpukau melihat kemampuan mahasiswa dalam mengelola dapur, menyajikan hidangan secara rapi, serta menjelaskan konsep dan filosofi di balik setiap sajian.
Salah seorang guru SMK mengungkapkan apresiasinya terhadap penampilan mahasiswa.
“Sangat luar biasa melihat mahasiswa mampu mengolah hidangan tradisional dengan sentuhan modern dan menyajikannya sebagai karya yang indah dan profesional. Ini menjadi inspirasi bagi kami dalam pengembangan pembelajaran kuliner di sekolah,” ujarnya.
Dosen pengampu mata kuliah, Yusrianti, S.Sn., M.Pd., menjelaskan bahwa final praktik ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek yang dirancang untuk mengasah kompetensi mahasiswa secara menyeluruh.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teknik memasak, tetapi juga perencanaan menu, manajemen dapur, kerja tim, hingga estetika penyajian. Kegiatan ini menjadi bekal penting agar mereka siap bersaing di dunia kuliner profesional,” jelasnya, melalui keterangannya, Sabtu (24/01/2026).
Melalui kegiatan ini, Program Studi Seni Kuliner UMS Rappang menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kreatif, profesional, dan berdaya saing, sekaligus mampu mengangkat hidangan Nusantara sebagai karya kuliner bernilai estetika tinggi.(MDS)








