Pengurus IDI Sidrap 2025–2028 Dilantik, Bupati Tegaskan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

KOSONGSATUNEWS.COM, SIDRAP, –Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) periode 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat di Aula Saromase Kompleks SKPD Sidrap, Selasa, (27/1/2026).

Sebanyak 107 pengurus IDI Sidrap dilantik dan siap mengemban amanah organisasi profesi dokter di Bumi Nene Mallomo. Pelantikan dilakukan Wakil Ketua II IDI Wilayah Sulawesi Selatan, dr. H. Bachtiar Baso, M.Kes, kepada jajaran pengurus yang diketuai dr. Syafruddin, Sp.B.

Acara tersebut dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, Kajari Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, sejumlah kepala OPD, pejabat Pemda Sidrap, Direktur RS Nene Mallomo Arifin Nu’mang, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, dr. H. Bachtiar Baso menekankan pentingnya sinergi antara IDI Sidrap dan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ia menegaskan peran strategis dokter dalam mendukung visi dan misi kepala daerah, khususnya dalam peningkatan derajat kesehatan dan perbaikan gizi masyarakat.

“Tidak boleh ada anak yang kekurangan gizi di Sidrap. IDI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan selamat kepada pengurus IDI Sidrap yang baru dilantik. Ia menegaskan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Sidrap.

Syaharuddin mengungkapkan, pada 2026 Pemkab Sidrap mengalokasikan anggaran BPJS Kesehatan gratis sebesar Rp52 miliar. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan 2024 yang hanya Rp19 miliar.

“Dengan anggaran ini, tidak ada lagi alasan masyarakat enggan berobat. Pemerintah hadir untuk menjamin kesehatan seluruh warga Sidrap,” ujarnya.

Ia juga mengajak IDI Sidrap berperan aktif mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Syaharuddin menargetkan Sidrap mampu menembus tiga besar IPM di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu faktor utama peningkatan IPM, yang pada 2025 telah mencapai angka 84,14.

“Saya berharap IDI Sidrap bersama pemerintah mewujudkan Sidrap yang maju dan menjadi daerah dengan pelayanan kesehatan terbaik di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.(MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *