DETIK-DETIK AKAN DI MUTASI, KETUA PN MANADO AHMAD PETEN SILI SH.MH, PACU EKSEKUSI BEBERAPA LOKASI DI KOTA MANADO

MANADO — Tinggal menghitung Hari Sertijab Ketua PN Manado Ahmad Paten Sili SH.MH akan di mutasi, meninggalkan Kota Manado, namun beliau masih ngotot menerbitkan Surat Permohonan Eksekusi yang ditanda tangani oleh Panitera Atas nama Ketua PN Manado Ahmad Peten Sili SH.MH.

Salah satu warga yang akan menjadi Korban Eksekusi adalah bapak Asnat Baginda alias Babe mantan Jurnalis dan Aktivis. Menurut Babe surat pemberitahuan eksekusi tersebut sangat tergesa gesa dan terkesan sangat dipaksakan dan Cacat Hukum. Karena menurut pengakuan Babe, ada perkara gugatan perlawanan eksekusi dari 5 ahli waris Keluarga Baginda yang sementara berproses di PN Manado. Dan ada juga perkara Pidana dugaan pemalsuan Dokumen pada penerbitan Sertifikat Hak Milik atas nama Pemohon Eksekusi, yang menjadi alat bukti pada perkara Perdata tersebut. Untuk laporan Pidana di Polda sudah pada status Penyidikan karena sudah ada temuan bukti bukti kuat kata Babe.

Ditambahkan pula, bahwa ada bukti surat dari Ombudsman Sulut yang dalam kesimpulannya Terdapat Maladministrasi yang terjadi di PN Manado. Dimana salinan putusan Kasasi Mahkamah Agung Tidak lengkap karena Halaman 3 nya tidak ada, jadi saya anggap Putusan Kasasi Mahkamah Agung belum Inkrah, karena Putusan Kasasi yang Lengkap dan Sempurna sampai saat ini belum saya terima, untuk saya bisa lakukan Upaya Hukum selanjutnya yaitu Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung.

Asnat Baginda alias Babe mempertanyakan apakah ini sudah ada Konspirasi antara Pemohon Ekesekusi, Ketua PN Manado Ahmad Peten Sili SH.MH dan Panitera Handri Mamudi SH.MH.

Harapan dari Asnat Baginda dan Keluarga kepada Ketua PN Manado Ahmad Petten Sili, Untuk Menunda Eksekusi dilahan mereka. Karena masih ada Proses Hukum Pidana yang semntara di Proses di Polda Sulut. Asnat juga berharap dan memohon kepada Pihak Polda dan Polres untuk mempelajari Permohonan Eksekusi dari Ketua PN Manado. karena menurut Asnat eksekusi itu Cacat Hukum. Jika eksekusi tetap dipaksakan kami Keluarga tidak akan tinggal diam pasti kami akan lawan sampai titik darah penghabisan, nyawa kami taruhannya kata Babe. (ss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *