MANADO — Eksekusi lahan di Kampung Bobo Kelurahan Bitung Karangria Lingkungan IV Kecamatan Tuminting oleh PN Manado Ricuh dan tidak terlaksana alias gagal. Ratusan warga yang tinggal dilokasi Eksekusi sebagian besar mak mak beramai ramai melawan menggagalkan pelaksanaan Eksekusi oleh juru sita PN Manado.
Mereka mengatakan bahwa lahan ini sudah 30an tahun kami tempati. Bahkan sudah beranak cucu di sini teriak mereka.
Untuk diketahui Ketua PN Manado Ahmad Peten Sili SH.MH pada saat saat terakhir akan meninggalkan Kota Manado karena akan mutasi ke PN Surakarta, melakukan upaya Eksekusi Lahan di beberapa lokasi yang ada di Kota Manado.
Di Lokasi Bitung Karangria yang akan dieksekusi ada sekitar 40an Kepala Keluarga yang sudah tinggal dan menetap selama puluhan tahun.
Sengketa antara Hengky Hendriks melawan Warga Kampung Bobo melibatkan Agus Abidin di dalamnya. Karena lahan sengketa ini sudah Pernah di jual kepada Agus Abidin ada bukti Akte jual beli, dan Agus Abidin sudah kalah di Mahkamah Agung. Tapi anehnya SHM yang sudah berpindah tangan kepada Agus Abidin, dipakai kembali oleh Hengky Hendriks untuk menggugat dan menang sampai di Mahkamah Agung, aneh sekali sudah pasti Mafia Tanah ada di balik semua ini kata Deny warga yang tinggal kampung Bobo.
Untuk itu masyarakat menolak untuk di eksekusi. Seperti yang dikatakan seorang warga penghuni Kampung Bobo Denny Mare bahwa tanah tempat tinggalnya sudah pernah di Eksekusi, kenapa masih akan dieksekusi kembali?
Tunggu saja proses PK di Mahkamah Agung. Kami akan bertahan di tempat ini katanya.
Alasan perlawanan dari warga yang di pimpin oleh Rolex Une Kakomole bahwa mereka pihak Termohon Eksekusi tidak mendapatkan Berita Acara Konstatering dari PN Manado, Karena menurut Une panggilan akrabnya, belum ada kesepakatan mengenai batas batas lahan yang akan dieksekusi.
Rolex Une menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya hukum luar biasa alias Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung dan sementara berproses.
Rolex alia Une juga meminta perhatian bapak Presiden Prabowo untuk Warga kecil yang menuntut keadilan di Kota Manado ini Tolong kami pak Presiden pinta Une (ss)








