Parepare, KOSONGSATUNEWS.COM — Sekian banyak keluhan pengendara dan pejalan kaki dan toko sekitarnya, sangat mengeluhkan aktifitas bongkar muat barang, yang setiap hari berjejal kendaraan mobil dan motor di lokasi tersebut, berada pada Jalan Bau Massepe.Kota Parepare. Sulawesi Selatan.
Herannya, sekian banyak warga yang menegurnya, tapi Ferdy Chang ( Pemilik Toko) juga di ketahui warga sekitar, masih bertatus Warga Begara (WNA)Asing dari cina, hanya cuek ketika di tegur.
“Saya sudah jengkel pak, mereka sekeluarga itu jika di tegur, bahkan seakan menentang. Seolah sok kuasa,” keluh pemik Toko di sekitarnya.
Padahal melanggar Perda Kota Parepare. No.16 Tahun 2018. Tentang larangan Pergudangan dalam Kota.
Dalam pada itu, sumber Wartawan Senior yang pernah mencoba menghubungi Ferdy tentang keluhan pemakai Jalan di depan Tokonya, Ferdy jurustru balik menentang, silahkan muat dan foto Gudang dan usaha saya’ Wah berarti kebal Hukum.
“Biasanya cina yang macam – macam memiki Baking kuat, hingga seenaknya berbuat, meski pelanggaran di lakukan, inilah kenyataannya, hingga sulit di tertibkan”. Keluh Dulkin. Sembari menambahkan, ada beberapa Gudang, tapi inilah paling bermasalah hingga banyak yang protes. Terlebih lagi, Tokonya berada di Jalan poros padat kendaraan.
Sekiranya pihak yang berwenang, melarang aktifitas bongkat muat di area tersebut, apalagi sudah banyak keritik masyarakat, sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan.
“Sudah banyak kecelakaan di sekitar Jalan itu Pak, tapi Aparat belum nenindak pemilik Toko Prima. Bahkan ulahnya sekarang semakin menjadi. Naik Motor saja Pak tidak pake helem.” Keluhnya.



























