Kinerja Kadis Kominfo Majene Dipertanyakan, Pencairan Dana Media Dinilai Tidak Transparan

KOSONGSATUNEWS.COM, MAJENE — Sejumlah insan media di Kabupaten Majene mempertanyakan kinerja Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait pencairan dana operasional media yang dinilai tidak merata. Dana yang sebelumnya disebut telah disiapkan untuk mendukung operasional media di daerah tersebut diduga hanya dicairkan kepada beberapa pihak tertentu.

Para jurnalis yang tergabung dalam berbagai media lokal di Majene menyampaikan kekecewaan mereka karena merasa tidak dilibatkan secara terbuka dalam proses pencairan dana tersebut. Mereka menilai langkah yang diambil oleh pihak Kominfo tidak mencerminkan prinsip transparansi dan keadilan bagi seluruh media yang aktif menjalankan fungsi informasi di daerah.

Menurut sejumlah perwakilan media, terdapat beberapa perusahaan media yang telah lama beroperasi di Majene namun hingga kini belum menerima pencairan dana operasional tersebut. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan jurnalis mengenai dasar kebijakan yang digunakan oleh Kepala Dinas Kominfo dalam menentukan pihak yang menerima dana.

Para insan pers berharap adanya penjelasan resmi dari pihak Dinas Kominfo Majene mengenai mekanisme dan kriteria penerima dana media tersebut. Mereka menilai klarifikasi penting dilakukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman serta menjaga hubungan baik antara pemerintah daerah dan insan pers.

Selain meminta penjelasan, sebagian jurnalis juga mendesak agar pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas Kominfo. Mereka menilai kebijakan yang dianggap tidak kooperatif dalam pengelolaan dana media berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan insan pers.

Para jurnalis berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah tegas untuk memastikan kebijakan terkait media dijalankan secara transparan, adil, dan profesional. Dengan demikian, dukungan terhadap kerja-kerja jurnalistik di Kabupaten Majene dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *