MAMASA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Mamasa, Rabu (11/3/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Mamasa, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Mamasa, Agum Saputra.
Kegiatan ini turut dihadiri Welem Sambolangi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa, Adel Palulun. Hadir pula Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Hj. Hasnasari Sudirman, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Selain itu, rapat paripurna juga dihadiri Sekretaris Daerah Mamasa, H. M. Syukur, para wakil ketua DPRD, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, para mantan Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, serta tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Mamasa.
Berdasarkan pemantauan Pers IJS Kabupaten Mamasa, dari total 25 anggota DPRD Mamasa, yang hadir dalam rapat paripurna tersebut tercatat sebanyak 15 orang anggota DPRD. Sementara 10 anggota lainnya tidak hadir dalam rapat tersebut.
Ketidakhadiran sejumlah anggota dewan itu pun menjadi sorotan karena hingga kegiatan berlangsung belum ada keterangan resmi dari Sekretariat DPRD Kabupaten Mamasa terkait alasan absennya para anggota dewan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Sudirman.
Di sektor pertanian, pemerintah daerah telah menghadirkan program pupuk gratis bagi para petani. Meski demikian, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap mekanisme penyaluran dan administrasi agar program tersebut dapat berjalan lebih efektif.
Pada sektor pariwisata, pemerintah daerah mulai melakukan pengembangan melalui revitalisasi sejumlah objek wisata guna meningkatkan daya tarik wisata di Kabupaten Mamasa.
Sementara itu di bidang pendidikan, pemerintah daerah berhasil menjalin komunikasi dengan kementerian terkait sehingga memperoleh bantuan untuk revitalisasi sejumlah bangunan sekolah di wilayah Mamasa.
Pada sektor kesehatan, pemerintah daerah juga mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah menambah tenaga medis guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang meliputi 22 dokter umum, 13 dokter spesialis, serta tambahan tenaga dokter lainnya.
Pemerintah daerah juga kembali mengaktifkan Pasar Barra-Barra yang kini telah kembali beroperasi. Ke depan, pasar tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi pusat penjualan daging potong hewan serta perdagangan hewan hidup.
Bupati Welem Sambolangi menegaskan bahwa berbagai program pembangunan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Usai rapat paripurna, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan “Bulan Mamase” sebagai bagian dari perayaan HUT ke-24 Kabupaten Mamasa. Agenda tersebut akan diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti pameran budaya, pameran hasil pembangunan daerah, permainan rakyat, serta sejumlah kegiatan lainnya yang dapat disaksikan masyarakat.
“Melalui berbagai kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat bersama-sama merayakan dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Mamasa,” ujar Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. (Ayu)






















