Sekelompok Oknum Mengaku Wartawan Beri Amplop Berisi Uang Rp5.000 kepada Bupati Mamasa, Sinergi Muda: Cederai Marwah Pers

KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA — Sekelompok orang yang mengaku sebagai wartawan diduga menyerahkan sebuah amplop kepada Welem Sambolangi saat melakukan kunjungan ke pelaku UMKM di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar, amplop tersebut diketahui berisi uang pecahan Rp5.000. Tindakan tersebut pun menuai sorotan dan dinilai tidak pantas, apalagi dilakukan dengan mengatasnamakan profesi wartawan.

Menanggapi kejadian itu, Sinergi Muda Mamasa melalui Ketua Harian, Ryan Mewa’, menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan tersebut.

Menurut Ryan, jika benar peristiwa itu dilakukan oleh pihak yang mengaku sebagai wartawan, maka hal tersebut merupakan tindakan yang tidak terpuji dan dapat mencederai nama baik profesi pers.

“Perilaku seperti ini sangat disayangkan karena dapat mencederai marwah profesi pers. Wartawan sejati bekerja berdasarkan kode etik jurnalistik, profesional, dan menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ryan dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa tindakan yang menimbulkan kesan tidak etis tersebut berpotensi memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat terhadap profesi wartawan yang selama ini bekerja secara profesional.

Karena itu, pihaknya meminta Dewan Pers untuk turun tangan menelusuri kejadian tersebut serta menindak oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan namun tidak menjalankan profesinya sesuai dengan standar dan kode etik jurnalistik.

“Kami berharap Dewan Pers dapat mengambil langkah tegas untuk menertibkan oknum-oknum yang mengatasnamakan wartawan tetapi justru merusak citra pers. Hal ini penting agar kepercayaan publik terhadap dunia jurnalistik tetap terjaga,” tegasnya.

Selain itu, Ryan juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah agar tetap mendukung kerja-kerja jurnalistik yang profesional serta tidak segan melaporkan jika menemukan pihak-pihak yang menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan tertentu.

Sinergi Muda Mamasa menilai penertiban terhadap oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan perlu dilakukan secara serius demi menjaga kehormatan serta kredibilitas dunia pers di Indonesia. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *