Bupati Majene: Pembangunan Tak Hanya Infrastruktur, Tapi Juga Kesejahteraan Rakyat Kecil

KOSONGSATUNEWS.COM, MAJENE – Komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang berpihak kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Bupati Majene. Ia menegaskan bahwa pelayanan pemerintah tidak hanya berfokus pada urusan administrasi pemerintahan semata, tetapi juga harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya warga kecil yang kurang mampu.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati menyampaikan bahwa tugas seorang pemimpin bukan hanya menjalankan roda birokrasi, tetapi juga memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus menjadi pelayan bagi seluruh warga tanpa membedakan status sosial maupun latar belakang ekonomi.

“Pemerintah tidak boleh memilih dalam memberikan pelayanan. Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan bantuan, terlebih bagi mereka yang kurang mampu,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberpihakan kepada masyarakat kecil merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan amanah yang diemban oleh setiap pejabat publik. Oleh karena itu, seluruh jajaran perangkat daerah diminta untuk bekerja lebih responsif, cepat, dan humanis dalam melayani masyarakat.

Bupati juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene untuk menanamkan semangat pelayanan yang tulus. Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus dilandasi dengan empati, kejujuran, serta kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan administrasi pemerintahan, pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai program sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu, mulai dari bantuan sosial, peningkatan layanan kesehatan, hingga dukungan di bidang pendidikan.

Dengan langkah tersebut, diharapkan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, terutama mereka yang selama ini membutuhkan perhatian lebih dari negara.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat kecil.
“Pemerintah hadir untuk semua. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa ditinggalkan,” tegasnya. ( Muh Aqil/ H. Yahya Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *