Aktivis Mamasa: Jadikan Jalan Nosu Pana’ Arena Offroad Adalah “Kecelakaan Berpikir”

KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA – Aktivis masyarakat Mamasa, Ical Lando Lalan, mengecam keras rencana penggunaan Jalan Nosu Pana’ sebagai jalur kegiatan offroad oleh IOF Mamasa. Ia menyebut rencana itu sebagai “kecelakaan berpikir” dari Pemda Mamasa dan panitia pelaksana.

“Jalan Nosu Pana’ butuh perhatian pemerintah, bukan dijadikan tempat kegiatan seperti ini. Kalau betul akan diadakan di Jalan Nosu Pana’, saya rasa ini adalah kecelakaan berpikir yang dilakukan Pemda Mamasa dan panitia pelaksana kegiatan,” tegas Ical dalam pernyataan tertulis.

Menurutnya, Jalan Tabone–Nosu Pana’ adalah hasil perjuangan masyarakat bertahun-tahun. Jalan itu merupakan urat nadi perekonomian ribuan warga.

“Bertahun-tahun kami perjuangkan jalan Tabone–Nosu Pana’. Justru sekarang akan kalian rusak. Ingat, saya orang paling pertama pasang badan kalau diadakan di Jalan Nosu Pana’. Kondisi jalan Nosu Pana’ sekarang saja sudah semakin memprihatinkan,” ujarnya.

Ical menekankan bahwa masyarakat Nosu Pana’ tidak butuh hiburan yang tidak memberi manfaat.
“Masyarakat Nosu Pana’ tidak butuh hiburan yang tidak berguna buat kami. Kami butuh perhatian pemerintah dengan kondisi jalan Nosu Pana’ hari ini. Tapi justru kalian mau rusak dengan kegiatan-kegiatan yang tidak ada untungnya buat kami,” katanya.

Ia juga menyoroti keterlibatan anggota DPRD Provinsi Dapil Mamasa, Suhadi, yang menjadi ketua pelaksana kegiatan tersebut.
“Seharusnya Pak Suhadi sebagai anggota DPRD provinsi wakil dari Mamasa bersuara terkait jalan Nosu Pana’. Justru mereka mau rusak,” kata Ical.

Ical menuntut agar kegiatan dipindahkan ke lokasi alternatif dan mendesak Pemkab Mamasa membuka ruang dialog dengan masyarakat sebelum mengambil keputusan. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *