Memburu Jejak Pelangsir BBM Bersubsidi, Penelusuran Mengarah ke ASG

BONE, KOSONGSATUNEWS.COM, – Rabu, 8 Juli 2026, menjadi awal penelusuran Kosongsatunews.com terhadap dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Bone.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, penelusuran sementara mengarah kepada seorang pria berinisial ASG yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas pengumpulan dan pendistribusian BBM bersubsidi yang diduga dikirim ke Kabupaten Wajo.

Informasi yang berhasil dihimpun redaksi menyebutkan, BBM bersubsidi yang diduga dikumpulkan menggunakan jerigen itu kemudian diangkut dengan kendaraan roda empat sebelum diduga dibawa menuju Kabupaten Wajo.

Dugaan tersebut tidak muncul tanpa dasar. Dalam penelusuran yang dilakukan sejak 8 Juli 2026, redaksi memperoleh dokumentasi berupa sebuah mobil boks, kendaraan pikap yang mengangkut muatan tertutup terpal, serta sejumlah jerigen di lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Meski demikian, Kosongsatunews.com masih terus melakukan verifikasi untuk memastikan keterkaitan kendaraan dan muatan itu dengan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Jika dugaan tersebut terbukti, praktik itu tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga mengancam distribusi BBM bersubsidi yang semestinya dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

Penyalahgunaan subsidi energi merupakan persoalan serius karena menyangkut kepentingan publik dan penggunaan anggaran negara.

Lalu muncul pertanyaan, bagaimana aktivitas yang diduga berlangsung berulang itu bisa terjadi? Apakah ada celah dalam sistem pengawasan distribusi BBM bersubsidi, atau justru ada pihak-pihak yang lalai menjalankan fungsi pengawasannya? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang kini menjadi fokus penelusuran Kosongsatunews.com.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih terus mendalami informasi tersebut dengan menelusuri dugaan jalur distribusi BBM dari Kabupaten Bone menuju Kabupaten Wajo, sekaligus mengumpulkan bukti, dokumentasi, dan keterangan dari berbagai sumber.

Kosongsatunews.com juga akan mengupayakan konfirmasi kepada ASG, aparat penegak hukum, pihak PT Pertamina Patra Niaga, serta instansi terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan. (TIM Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *