BARRU, KOSONGSATUNEWS.COM, – Menyusul pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan aktivitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, seorang warga berinisial Z (38) akhirnya memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar pada Sabtu, 18 Juli 2026, siang
Dalam keterangannya kepada wartawan kosongsatunews.com, Z membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam praktik penimbunan BBM subsidi jenis solar maupun pertalite.
“Tabe pak, terkait dugaan bahwa saya melalui kegiatan aktivitas penimbunan BBM subsidi (solar/pertalite) itu tidak benar,” ujar Z
Ia menjelaskan bahwa dirinya merupakan Brigade Pangan, sehingga tidak jarang dimintai bantuan oleh masyarakat untuk mengambil BBM yang digunakan dalam kegiatan pertanian.
“Saya juga selaku Brigade Pangan, jadi memang kadang ada warga yang meminta tolong untuk dibantu pengambilan solar,” jelasnya.
Terkait keberadaan tumpukan jeriken yang sebelumnya menjadi sorotan, Z menegaskan bahwa BBM tersebut diperuntukkan bagi operasional alat dan mesin pertanian, seperti Combine Harvester alias Oto Passangki (Mesin Pemotong Padi), serta berbagai alat mesin pertanian lainnya.
Menurutnya, banyaknya jerigen yang terlihat di lokasi juga bukan berarti seluruhnya digunakan untuk menyimpan BBM.
“Jerigen yang bertumpuk di sana sebagian memang sudah bocor. Hanya beberapa jeriken saja yang masih bagus dan dipakai,” ungkapnya.
Z yang belakang diketahui salahsatu sosok Tokoh Pemuda diwilayah Mallusetasi ini juga memberikan penjelasan mengenai aktivitas yang tampak ramai di rumah kontrakan yang sebelumnya disebut sebagai lokasi dugaan penimbunan BBM subsidi.
Ia mengatakan, keramaian tersebut bukan karena adanya aktivitas penimbunan, melainkan rumah itu kerap menjadi tempat singgah dan beristirahat para sopir warga sekitar yang melintas di kawasan tersebut.
“Memang sering ramai di (Lokasi) itu Pak, karena sudah menjadi tempat kebiasaan kumpul dan istirahat para sopir dan petani warga sekitar,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Z mengapresiasi wartawan media ini yang telah memberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi sebenarnya sehingga informasi yang berkembang dikalangan masyarakat luas (Khusus) Warga Kabupaten Barru dapat terluruskan.
“Terima kasih pak. Semoga dengan adanya klarifikasi ini, pemberitaan terkait dua judul dugaan penimbunan BBM subsidi di lokasi yang dimaksud dapat diluruskan. Bahwa kenyataannya tidak seperti yang diduga,” tutupnya sembari berjabat sebelum meninggalkan warkop tempat pertemuan.(MDS)























