DI TENGARAI KONGKALIKONG PROYEK REVITALISASI UPTD SMP 6 KOTA PAREPARE. SULSEL.

Sungguh tak dinyanah, Proyek Revitalisasi Rehab Sekola Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Kota Parepare. Sulawesi Selatan (Sulsel). Di tengarai di kerja Kongkalikong, alias tidak memenuhi peryaratan Petunjuk Teknis yang sudah di tetapkan Pemerintah.

Keteribatan masyarakat sekitar pada Proyek tersebut, adalah mutlak adanya. Namun hal itu, di duga tidak di terapkan, membuar beberapa Warga Lembah Harapan protes, sebab lokasi Sekolah serta Proyek berada di Wilayahnya.

Kekesalannya, karena tidak memberdayakamasyarakat setempat.

“Di Lembah Barapan banyak tukang Pak, apalagi buruh. Masa Kepala Sekolah mencari tukang dan buruh di luar area sekolah? Ini bukan lagi pemberdayaan masyarakat setempat, padahal saya tau, ada pada petunjuk Teknis Proyek Revitalisasi. Ini saya duga ada permainan jahat di Proyek tersebut” ujar beberapa sumber di temui Media 01.

Saat itu juga Media 01 melakukan ricek ke Sekolah itu, nyata, sebab anak dari Umar Bos Proyek Revitalisasi SMP 6, mengakui kalau ayahnya adalah kontraktornya, sambil menyebut Anggaran Proyek hanya 300 Juta. Kemudian mengatakan, ” Tidak ada yang tidak kenal Bapak saya yang bernamag Umar di Kelurahan Lemoe.” Jelasnya.

Purwaka, Kepala Sekolah SMP Negeri 6, berupa di konfirmasi di Kantornya, tidak ada di tempat, begitupun beberapakali ingin di sapa melalui hpnya, juga tidak diangkat.

Menjelang beberapa hari kemudian, Hari Selasa Tanggal 1 September 2026, Media 01 kembali ingin me wawancarai soal impormasi masyarakat setempat, menurut stapnya, Kepsek tidak ada di tempat.

Tapi salahsatu pekerja tukang batu, bernama Aco mengaku hanya buruh yang di pekerjakan oleh kontraktornya bernama Umar yang tinggal di Lemoe.

“Smua orang lemoe yang kerja di proyek ini pak, terkecuali saya, yang tinggal di Kota.” Jelas Aco.

Umar berupaya ingi di konfirmasi, tidak di temui. Masyarakat Lembah berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) menagani dugaan penyimpangan Proyek tersebut.(ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *