SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar kegiatan Pengkaderan FKIP. Kegiatan ini digelar di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan FKIP UMS Rappang, Dr. Muhammad Hanafi, S.Pd., M.Pd. Turut hadir Wakil Dekan II FKIP sekaligus Guru Besar UMS Rappang, Prof. Dr. Usman M., S.Pd., S.I.P., para ketua program studi di lingkup FKIP UMS Rappang, serta ratusan mahasiswa baru.
Pengkaderan tersebut mengusung tema “Menumbuhkan Kader Berkarakter, Menguatkan Solidaritas dan Membangun FKIP Berkemajuan.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan organisasi sekaligus membangun karakter dan solidaritas di lingkungan kampus.
Presiden Mahasiswa FKIP UMS Rappang, Febriani, mengatakan pengkaderan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga perlu mengembangkan diri melalui organisasi.
“Melalui pengkaderan ini, kami berharap mahasiswa baru mendapatkan pengalaman yang nantinya dapat membentuk karakter mereka. Bukan hanya menambah relasi dan pengalaman, tetapi bagaimana karakter mahasiswa bisa terbentuk melalui keaktifan dalam organisasi,” kata Febriani.
Dia menjelaskan, terdapat tiga hal utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut, yakni karakter, solidaritas, dan kontribusi mahasiswa terhadap kemajuan FKIP.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan yang tidak seluruhnya didapatkan di bangku perkuliahan.
“Pengalaman dan relasi tidak semuanya bisa didapatkan di bangku perkuliahan. Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan kesempatan berorganisasi untuk belajar, membangun relasi, sekaligus mengembangkan karakter,” ujarnya.
Selain pembentukan karakter, Febriani menekankan pentingnya solidaritas antarmahasiswa. Meski berasal dari program studi dan himpunan yang berbeda, mahasiswa FKIP dinilai perlu membangun kebersamaan sebagai bagian dari satu keluarga besar fakultas.
“Kita memang berbeda program studi dan berbeda himpunan. Tetapi ketika kita berjalan sendiri-sendiri, itu bukan yang dinamakan solidaritas. Pengkaderan ini menjadi salah satu bentuk untuk memperkuat solidaritas di lingkungan FKIP,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa membangun FKIP yang berkemajuan bukan hanya menjadi tanggung jawab dosen maupun pengurus organisasi mahasiswa. Mahasiswa baru yang telah menjadi bagian dari keluarga besar FKIP juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi.
“FKIP berkemajuan bukan hanya tanggung jawab dosen dan pengurus organisasi, tetapi juga tanggung jawab mahasiswa baru karena kalian sudah menjadi bagian dari keluarga besar FKIP,” katanya.
Febriani pun mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya memikirkan manfaat yang akan diperoleh dari organisasi. Dia mendorong mahasiswa untuk mulai memikirkan kontribusi yang dapat diberikan selama menjadi mahasiswa.
“Jangan hanya bertanya apa yang bisa saya dapatkan dari himpunan nantinya, tetapi tanyakan juga apa yang bisa saya berikan dan kontribusi apa yang bisa saya berikan,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, BEM FKIP UMS Rappang berharap mahasiswa baru memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat berorganisasi yang kuat. Pengkaderan juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi mahasiswa FKIP yang aktif, solid, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan fakultas maupun masyarakat. (MDS)





















