Tak Kunjung Selesai, Diduga Ada Kongkalikong pada Proyek Rumah Impian Parepare

PAREPARE–Upaya serius Pemerintah Kota Parepare mengentaskan kemiskinan di Kota Parepare melalui program Rumah Impian tak kunjung rampung. Sebanyak 234 unit ditargetkan rampung hingga tahun 2023 hingga kini masih menuai polemik

Muhlis ketua LSM Mahatidana menilai banyak yang janggal pada program tersebut,”Proyek rumah impian yang dilaksanakan pemkot melalui Dinas Perkimtan Parepare itu dianggarkan pada TA 2022. namun anehnya kontrak baru jalan diakhir tahun (15 Desember 2022),” ujarnya.

Dirinya menduga, keterlambatan tersebut ada unsur kesengajaan, “bagaimana mau kerja, proyek dilelang tanpa ada uang,  belum lagi di PBJ diduga ada fee 17 persen yang diberikan sebelum mulai kerja” pungkasnya

Lanjut menambahkan aktivis tersebut juga menyampaikan keluhan para rekanan yang tidak dibayar pada tahun lalu “tak hanya kontraktor rumah impian banyak rekanan juga yang mengeluh tidak terbayarkan hasil kerja nya di tahun 2022,” ungkap Muhlis

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK RI tahun 2022, didapati ada pekerjaan yang telah selesai namun sampai dengan 31 desember 2022 belum dibayarkan.

Ditempat terpisah, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkot Parepare, Ardian mengatakan dugaan itu tak mendasar,”kalau itu saya banta keras,  itu issu yang menyesatkan,” tegasnya saat ditemui wartawan.

Lanjut Ardian menambahkan seluruh anggaran telah tersedia dalam batang tubuh APBD, “tidak mungkin kami lelang kalo tidak ada DPA nya” ujarnya

Menjawab keterlambatan proses lelang, Ardian menjelaskan proses perencanaan program tersebut masuk di triwulan ke 4, “kami disini tidak bisa melakukan proses lelang tanpa ada DPA dari dinas terkait, setiap proses lelang yang dilakukan sudah sesuai dengan regulasi yang ada.” Jelasnya

Untuk diketahui nilai anggaran proyek rumah impian untuk 50 unit rumah, anggarannya Rp 75 juta perunit atau sebesar Rp 3,7 miliar lebih.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *