Polemik LPG Mamasa Memanas: Teriakan ke Wartawati Bongkar Dugaan Arogansi Pengelola

MAMASA — Suasana di Desa Malabo, Kecamatan Tandukkalua’, Kabupaten Mamasa, mendadak memanas pada Minggu pagi, 7 Desember 2025, setelah seorang wartawati dari salah satu media lokal mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat melakukan tugas jurnalistik.

Insiden terjadi ketika wartawati tersebut menyampaikan kritik terkait pelayanan sebuah pangkalan LPG yang dikelola oleh seorang perempuan bernama Ratna, yang juga dikenal sebagai PNS di Kabupaten Mamasa dan istri seorang anggota TNI. Kritik itu rupanya memicu reaksi keras dari kakak Ratna, yang akrab dipanggil Mama Madi, yang juga disebut sebagai pemilik awal pangkalan tersebut.

Menurut keterangan wartawati, Mama Madi datang dengan nada tinggi dan menyampaikan keberatan atas pemberitaan mengenai pangkalan tersebut.
“Kamu wartawan jangan campuri urusan orang, bukan uangmu yang dipakai,” teriak Mama Madi sebagaimana diceritakan kembali oleh sumber media ini.

Wartawati tersebut mengaku telah menjawab dengan tenang bahwa apa yang dilakukan adalah bagian dari tugas jurnalistik. Namun, Mama Madi disebut tetap emosional dan melontarkan sejumlah perkataan tidak pantas kepada wartawan.

Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah warga setempat menyayangkan tindakan tersebut dan mendesak pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kejadian itu agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Dalam kesempatan terpisah, Mama Madi juga mengaku telah menghubungi agen Pertamina untuk melakukan klarifikasi. Ia menyebut bahwa pihak agen sempat merespons miring terhadap kinerja wartawan.
Pihak media menyatakan akan menelusuri lebih jauh kebenaran pernyataan tersebut.

Menanggapi insiden ini, Kasat Reskrim Polres Mamasa menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menurunkan personel untuk melakukan pengecekan di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan situasi tetap kondusif. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *