Kosongsatunews — Pemerintah Desa (Pemdes) Siddo bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara resmi menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut dicapai melalui musyawarah desa yang berlangsung di Aula Kantor Desa Siddo, Rabu (31/12/2025).
RAPBDes 2026 disusun dengan mengacu pada skala prioritas pembangunan desa, khususnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Salah satu fokus utama yang disepakati adalah penguatan ketahanan pangan desa melalui pemanfaatan potensi lokal serta optimalisasi lahan tidur yang selama ini belum produktif.
Adapun program prioritas yang akan dijalankan meliputi pengembangan budidaya nenas, pertanaman jagung, serta pemanfaatan lahan tidur untuk kegiatan pertanian dan pangan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Desa Siddo, Khairul Rijal, ST, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat kemandirian desa. Ia juga membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam setiap program yang telah direncanakan.
“Melalui RAPBDes 2026 ini, kami mendorong partisipasi masyarakat agar bersama-sama mengelola potensi desa, sehingga program ketahanan pangan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Khairul Rijal.
Sementara itu, Ketua BPD Siddo, Muhaemin Sabir, menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program yang tertuang dalam RAPBDes 2026. Ia berharap pelaksanaan program dapat berjalan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Musyawarah desa berlangsung kondusif dan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan antara Pemdes dan BPD sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan Desa Siddo Tahun Anggaran 2026.





