KOSONGSATUNEWS COM, MAKASSAR, — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar kegiatan Pembekalan Calon Dosen, Guru Pamong, dan Admin Learning Management System (LMS). Kegiatan ini berlangsung di Arthama Hotel Makassar, Ahad, (18/1/2026).
Pembekalan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. Turut hadir Dekan FKIP yang sekaligus Koordinator PPG Dr. Muhammad Hanafi, S.Pd., M.Pd., Ketua Prodi PPG Dr. M. Nurzin R. Kasau, serta para dosen dan unsur pendukung pelaksanaan PPG.
Koordinator PPG UMS Rappang, Dr. M. Hanafi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap pra-persiapan sebelum pelaksanaan PPG.
Pembekalan bertujuan untuk memastikan seluruh unsur pendukung memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam proses pembelajaran dan praktik profesi.
“Melalui pembekalan ini, kami ingin meningkatkan kesiapan teknis dan kompetensi fungsional, khususnya dalam bimbingan akademik, supervisi praktik, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran,” ujar Dr. Nurzin.
Selain itu, pembekalan ini juga diarahkan untuk menyinergikan seluruh tim PPG, mulai dari calon dosen PPG yang bertanggung jawab pada penyampaian materi inti dan bimbingan akademik, guru pamong yang mendampingi mahasiswa PPG dalam praktik di sekolah mitra, hingga admin LMS yang mengelola sistem pembelajaran daring, termasuk pengaturan kelas, unggahan materi, dan pemantauan aktivitas peserta.
Dalam sambutannya, Rektor UMS Rappang Prof. Jamaluddin Ahmad menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dinamika dan tantangan abad 21, terutama perubahan teknologi dan tuntutan global.
Menurutnya, penguatan pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan non-teknis (soft skills) seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Selain itu, literasi digital serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi keharusan dalam dunia pendidikan modern.
“UMS Rappang berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, berlandaskan nilai-nilai nasional dan keislaman Muhammadiyah,” tegas Prof. Jamaluddin.
Lebih lanjut, arah pengembangan pendidikan di UMS Rappang dirancang secara holistik melalui penguatan sumber daya manusia, adaptasi teknologi dan digitalisasi pembelajaran, implementasi pembelajaran fleksibel berbasis pengalaman nyata melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta penguatan konektivitas antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan PPG UMS Rappang sekaligus mendukung terwujudnya calon guru profesional yang siap mengabdi dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan nasional.








