SUKSES KEAMANAN DI WILAYAH P0LSEK SINJAI TIMUR

SINJAI – KOSONG SATU. Kendati personil Polisi Sektor ( Polsek ) Sinjai Timur, Polres Sinjai sangat terbatas dengan jumlah 14 personil, namun keamanan dan ketertiban ( Kambtibmas ) dalam wilayah kerja Polsek Sinjai Timur, terkendali dan kondusif.

Dalam kurun waktu satu tahun ini, angka kriminal dalam wilayah Polsek Sinjai Timur cenderung menurun, kendati harus melayani 12 Desa dan 1 kelurahan dengan hanya 13 personil plus Kapolsek Sinjai Timur.

Kapolsek Sinjai Timur, AKP Mukhsin Sirajuddin kepada media ini di ruang kerjanya, Senin 2 Februari 2026 mengatakan, meski Polsek Sinjai Timur dihadapkan pada keterbatasan jumlah personil dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang harus dilayani, tetap optimis mampu mengendalikan kambtibmas dalam wilayah kerjanya.

“Personil Polsek Sinjai juga dihadapkan tugas ekstra dengan menjaga keamanan dan ketertiban wisatawan dan memperhatikan keselamatan pengunjung di sejumlah tempat wisata dalam wilayah Kecamatan Sinjai Timur,” kata Mukhsin.

Lebih jauh dijelaskan Mukhsin, sebanyak 5 obyek wisata dalam wilayah kecamatan Sinjai Timur, hampir setiap pekan dipadati wisatawan yakni, Hutan Mangrove Tongke-tongke, Pantai Marannu, Desa Wisata Panaikang (Pantai Mallenreng), Taman Wisata Fafaliang, Pantai Hubat Takkalala Desa Sanjai, butuh pengamanan serius.

Kapolsek Sinjai Timur dalam memaksimalkan keterbatasan personil, dalam menghadapi luasan wilayah dan jumlah penduduk plus obyek wisata, lebih condong menerapkan strategi berbasis preventiv dan kolaboratif.

Ada beberapa pendekatan yang dilakukan Kapolsek Sinjai Timur dalam memaksimalkan situasi ditengah personil terbatas yakni, optimalisasi Bhabinkamtibmas berupa kunjungan rumah ke rumah, serta memecahkan setiap masalah yang terjadi di tingkat Desa.

“Petugas tidak sekadar patroli keliling kampung, tetapi berinteraksi langsung dengan warga dan tokoh masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” terang Mukhsin.

Selain itu kata dia, Kolaborasi TNI-Polri dan Perangkat Desa untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. Serta Pendekatan Komunikasi melalui Sosialisasi Kamtibmas di sekolah-sekolah, pertemuan warga, dan forum dialog untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *