Kajati Sulbar Kunjungi Mamasa, Perkuat Kolaborasi dan Dukung Promosi Pariwisata

MAMASA — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Barat, Dr. Sukarman Sumarinton, SH., MH., didampingi Ketua Adhyaksa Dharmakarini Sulawesi Barat Ny. Nina Sukarman beserta jajaran pejabat teras Kejati Sulbar, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kabupaten Mamasa, Rabu malam (11/02/2026).

Kedatangan Kajati Sulbar disambut melalui acara ramah tamah di Rumah Jabatan (RuJab) Bupati Mamasa. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan Wakil Bupati H. Sudirman, jajaran Forkopimda Mamasa, pimpinan OPD, para camat, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan harapannya agar kunjungan tersebut tidak hanya bersifat kedinasan, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi alam dan budaya Mamasa ke tingkat yang lebih luas.

“Harapan kami, selama berada di Mamasa, Pak Kajati dan rombongan bisa menjadi orang Mamasa. Dan ketika kembali ke tempat masing-masing, bantu kami mempromosikan Mamasa agar semakin banyak orang datang berkunjung menikmati keindahan alam Mamasa,” ujar Welem.

Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda dan lembaga vertikal.

Bupati Welem juga menyampaikan apresiasi atas pendampingan hukum yang selama ini dilakukan Kejaksaan Negeri Mamasa dalam tata kelola pemerintahan. Ia berharap Kajati Sulbar yang baru dapat terus mendukung Nota Kesepahaman (MoU) yang telah dibangun bersama Kejari Mamasa, khususnya dalam mengawal pemulihan keuangan daerah dan pengamanan aset Kabupaten Mamasa.

Sementara itu, Kajati Sulbar Dr. Sukarman Sumarinton mengaku terkesan dengan sambutan budaya yang ditampilkan saat kedatangannya.

“Saya tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas sambutan kehormatan dengan nuansa budaya Mamasa yang begitu meriah, dengan tari-tarian tradisional dan musik bambu yang sangat menghibur. Saya berjanji ketika keluar dari Mamasa, saya akan terus membicarakannya kepada keluarga dan masyarakat tentang keindahan dan pariwisata Mamasa yang telah dicanangkan sebagai destinasi utama pariwisata di Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Sukarman juga menekankan pentingnya implementasi pembinaan dan penegakan hukum di wilayah Sulawesi Barat, termasuk di Kabupaten Mamasa. Ia berharap Kejari Mamasa terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan agar berjalan baik serta hasilnya dapat dinikmati masyarakat secara maksimal. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *