Ekonomi Sidrap Melonjak, Syaharuddin Alrif Paparkan Capaian saat Safari Tarawih

KOSONGSATUNEWS.COM, SIDRAP, — Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan ceramah agama usai salat Isya di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang pada Jumat malam, 13 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat memperkuat nilai keagamaan sekaligus membangun semangat kerja bersama demi kemajuan daerah.

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu juga dihadiri berbagai unsur masyarakat serta dukungan dari pihak swasta, di antaranya PT Cahaya Mario dan PT Cahaya Tiga Putri.

Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.

Dalam ceramahnya, Syaharuddin menegaskan bahwa pemerintah harus hadir sebagai pelayan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga agar dapat ditemukan solusi yang tepat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah harus selalu mendengarkan masalah masyarakat, lalu mencari solusi terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan kita semua,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat dalam setahun terakhir.

Pertumbuhan ekonomi Sidrap mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 7,71 persen, naik dari sebelumnya sekitar 4 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menunjukkan peningkatan yang menggembirakan.

Di sektor pertanian, produktivitas padi juga mengalami lonjakan. Jika sebelumnya rata-rata hasil panen sekitar 6 ton per hektare, kini meningkat hingga mencapai 10 ton.

Kenaikan harga gabah juga memberi dampak positif bagi petani. Jika sebelumnya hanya sekitar Rp4 ribu per kilogram, kini harga gabah sudah mencapai Rp7.300 per kilogram.

Menurut Syaharuddin, kemajuan tersebut tidak lepas dari karakter masyarakat Sidrap yang sejak dahulu dikenal kuat di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan perdagangan. Budaya kerja keras itulah yang terus dijaga sebagai fondasi pembangunan daerah.

Dalam ceramahnya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberkahan rezeki melalui zakat. Ia mengajak masyarakat untuk tidak lupa berbagi kepada sesama agar setiap pekerjaan yang dilakukan mendapat ridho dari Allah SWT.

“Rezeki yang kita dapatkan harus dijaga dengan mengeluarkan zakat, sehingga pekerjaan kita diberkahi,” pesannya.

Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan masyarakat Sidrap tidak hanya diukur dari sisi ekonomi semata, tetapi juga dari kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.

Menurutnya, keseimbangan berbagai sektor tersebut menjadi kunci agar masyarakat Sidrap terus berkembang dan semakin sejahtera di masa depan. (MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *