KOSONGSATUNEWS.COM, PINRANG – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok demi melindungi daya beli masyarakat.
Hal ini terlihat saat Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si. memimpin langsung High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pinrang di ruang rapat Bupati Pinrang, Rabu (20/5).
Dalam arahannya, Wabup Sudirman menegaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memetakan kondisi stok kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Pinrang sekaligus mengidentifikasi komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga maupun kelangkaan menjelang Idul Adha.
Menurutnya, langkah antisipatif harus dilakukan sejak dini agar masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Kita ingin memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan ketersediaan barang yang aman. Karena itu, seluruh pihak harus mampu membaca potensi persoalan sejak awal agar langkah mitigasi bisa segera dilakukan,” ungkap Wabup Sudirman.
Lebih lanjut, dirinya meminta seluruh unsur TPID untuk bersama-sama menyoroti setiap potensi hambatan distribusi maupun fluktuasi harga yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat.
Dirinya juga menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, karena kestabilan harga bahan pokok sangat berpengaruh terhadap kondisi sosial dan daya beli masyarakat.
“Ketika harga stabil dan kebutuhan masyarakat tersedia, maka kondisi ekonomi masyarakat juga akan lebih terjaga. Ini yang menjadi fokus utama kita menjelang Idul Adha,” lanjutnya.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, Kepala OPD terkait, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), pihak Bulog, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam TPID Kabupaten Pinrang.(*/)





