KOSONGSATUNEWS.COM, SIDRAP, – Ratusan warga bersama tokoh agama dan pemerintah melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Ahad, 19 Juli 2026, pagi.
Ibadah memohon turunnya hujan itu digelar sebagai ikhtiar bersama menghadapi musim kemarau yang berdampak pada lahan pertanian di sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kulo dan Kecamatan Panca Rijang.
Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan salat yang diikuti masyarakat dengan harapan Allah SWT menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh wilayah Kabupaten Sidrap.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi kekeringan.
“Alhamdulillah, pagi ini melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Desa Mario yang merupakan kerja sama MUI Kecamatan Kulo dan Panca Rijang. Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat dan membawa keberkahan ke seluruh pelosok Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujarnya.
Selain menggelar doa bersama, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga terus berupaya membantu petani yang terdampak kemarau.
Syaharuddin mengungkapkan, sejumlah armada mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menyuplai air ke areal persawahan yang mengalami kekeringan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kebutuhan air bagi tanaman sembari menanti turunnya hujan.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa, menjaga kebersamaan, dan saling membantu dalam menghadapi dampak musim kemarau yang melanda wilayah Sidrap. (MDS)























