Buka LKP XVII HIMPOSIP, Dekan FISIP UMS Rappang Dorong Mahasiswa Asah Skill Lewat Pengalaman Organisasi 

SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM, –Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) didorong untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang adaptif, inovatif, kritis, dan berintegritas.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemerintahan (LKP) Ke-XVII 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMPOSIP).

Kegiatan mengusung tema “Membentuk Kader Kepemimpinan yang Adaptif, Inovatif, Kritis dan Berintegritas dalam Menghadapi Perkembangan Zaman” tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 FISIP UMS Rappang, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan dibuka oleh Dekan FISIP UMS Rappang, Dr. Erfina, S.Sos., M.Si. Turut hadir H. Irwan, S.I.P., M.A.P. yang mewakili Kaprodi Ilmu Pemerintahan, serta para organisatoris internal dan eksternal UMS Rappang.

Dalam sambutannya, H. Irwan mengatakan kegiatan latihan kepemimpinan menjadi bagian penting bagi mahasiswa Ilmu Pemerintahan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi menjadi ruang untuk membangun kesadaran mengenai tanggung jawab seorang pemimpin.

“Intinya bahwa kita sebagai pemimpin bukan untuk dilayani, akan tetapi seyogianya adalah untuk melayani,” kata Irwan.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki rasa tanggung jawab yang kuat sebagai calon pemimpin. Menurutnya, perkembangan kehidupan bermasyarakat dan bernegara membutuhkan generasi yang memiliki kecerdasan, integritas, serta kemampuan menjalankan tanggung jawab.

“Yang kita butuhkan adalah pemimpin-pemimpin yang cerdas, berintegritas kuat, terutama bertanggung jawab,” ujarnya.

Irwan juga mengingatkan mahasiswa agar menjadikan LKP sebagai momentum untuk mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang.

Sementara itu, Dekan FISIP UMS Rappang Dr. Erfina menekankan pentingnya pengalaman berorganisasi bagi mahasiswa. Ia mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kepanitiaan dan organisasi dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan.

“Ketika kita menjadi ketua panitia itu ada beban moral dan tanggung jawab moral yang akan kita pikul di pundak kita. Berhasil atau tidaknya kegiatan tidak lepas dari kontribusi panitia yang dikomandoi oleh ketua panitia,” tutur Dr.Erfina.

Ia menjelaskan pengalaman mengelola kegiatan merupakan keterampilan yang tidak selalu dapat diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas. Mahasiswa, kata dia, perlu memiliki pengalaman praktis dalam mengatur orang, membagi tugas, melakukan koordinasi, hingga menyelesaikan tanggung jawab bersama.

“Ini bagian dari ilmu manajemen. Memanage orang, membagi tugas, fungsi dan seterusnya. Itu pekerjaan yang tidak mudah untuk kita laksanakan ketika kita tidak punya ilmunya,” jelasnya.

Dr. Erfina juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama aktif di organisasi dinilai dapat menjadi bekal ketika mahasiswa memasuki dunia kerja.

Menurutnya, kemampuan tersebut penting karena dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan dengan nilai akademik yang baik, tetapi juga individu yang memiliki pengalaman, kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, dan menyelesaikan persoalan.

Dalam kesempatan itu, Dr. Erfina juga mengapresiasi mahasiswa yang terlibat sebagai panitia LKP XVII. Ia berharap seluruh panitia mampu menjalankan tugas secara maksimal hingga kegiatan berakhir.

Selain menjadi ruang pembekalan kepemimpinan, LKP XVII HIMPOSIP juga menjadi wadah bagi peserta untuk saling mengenal, berdiskusi, dan belajar dari pengalaman para senior.

Melalui LKP XVII, mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMS Rappang diharapkan tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya melalui pengalaman berorganisasi, kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses kaderisasi HIMPOSIP untuk menyiapkan mahasiswa yang mampu mengambil peran dalam organisasi serta memiliki karakter kepemimpinan yang sesuai dengan tantangan perkembangan zaman.(MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *