SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM, – Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (HIMALOGISTA) Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Pengenalan Awal Bina Akrab (GABAH) VI. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengkaderan sekaligus upaya membentuk karakter mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (THP).
GABAH VI dibuka Wakil Dekan II FAST UMS Rappang, Muh. Irwan, S.Pt., M.Si., di ruang perkuliahan lantai 2 FAST, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa baru THP dan turut dihadiri Ketua Program Studi (Kaprodi) THP Andi Nurwida, S.Si., M.Pd., dosen FAST Rukmelia, S.TP., M.Si., Ketua Umum HIMALOGISTA M. Amin Al Qadri, Ketua BEM FAST Muhammad Darul Arkam, serta sejumlah organisatoris kampus.
Ketua Panitia GABAH VI, M. Akbar, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan lingkungan organisasi kepada mahasiswa baru, tetapi juga membangun karakter dan kemampuan mahasiswa agar dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tujuan kegiatan ini bagaimana membangun karakter mahasiswa THP. Jadi mahasiswa tidak hanya bisa berkegiatan di dalam laboratorium, tetapi juga mampu mengembangkan pengetahuan dan menggunakannya di masyarakat maupun di lingkungan kampus,” kata M. Akbar.
Ia menjelaskan, GABAH VI berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 September 2026. Setelah pembukaan di kampus, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Kebun Raya Enrekang.
Sejumlah agenda telah disiapkan panitia, mulai dari materi kemahasiswaan, ke-HIMALOGISTA-an, kepemimpinan, hingga berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat kebersamaan dan kemampuan peserta.
“Setelah pembukaan, kami akan melanjutkan kegiatan di Kebun Raya Enrekang. Di sana ada beberapa materi, kemudian pada malam terakhir ada evaluasi dan di hari terakhir ditutup dengan game,” jelasnya.
Menurutnya, materi yang diberikan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami dunia kemahasiswaan sekaligus menjalankan peran mereka dalam organisasi.
“Materinya di antaranya kemahasiswaan, ke-HIMALOGISTA-an, kepemimpinan, dan masih banyak materi lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BEM FAST UMS Rappang, Muhammad Darul Arkam, menilai kegiatan pengkaderan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi mahasiswa.
Menurutnya, pengkaderan menjadi sarana untuk menyiapkan calon-calon kader yang nantinya akan melanjutkan roda organisasi.
“Kegiatan ini merupakan kewajiban bagi himpunan untuk menciptakan kader-kader baru. Kalau sebuah himpunan tidak melaksanakan pengkaderan, maka kadernya tidak ada dan regenerasi organisasi juga tidak berjalan,” kata Darul.
Ia berharap pelaksanaan GABAH VI dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun panitia hingga kegiatan berakhir.
“Harapan saya pengkaderan ini berjalan lancar sesuai dengan struktur yang sudah direncanakan dan tidak ada kendala sampai hari terakhir,” tuturnya.
Darul juga berharap GABAH VI mampu menghadirkan warna baru dalam proses pengkaderan mahasiswa di lingkungan FAST UMS Rappang.
“Setiap pengkaderan tentu harus memiliki warna baru. Saya berharap panitia bisa memberikan warna baru melalui kegiatan ini, sehingga setelah mengikuti pengkaderan para peserta memiliki pengalaman dan semangat baru,” pungkasnya.(MDS)














