MAMASA — Konflik antara salah satu oknum dengan Simson dan lembaga KPK Sigap Mamasa resmi berakhir damai setelah dilakukan mediasi kekeluargaan pada Jumat, 28 November 2025. Penyelesaian tersebut turut difasilitasi oleh Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, dan Kepala Dinas Kominfosandi Mamasa, Ernesto Randa, S.IP, yang baru beberapa hari menjabat namun langsung menunjukkan peran penting dalam meredam ketegangan antara insan pers dan lembaga swadaya masyarakat.
Kehadiran Ernesto Randa dalam proses mediasi diapresiasi karena mampu menjadi jembatan komunikasi, sehingga kedua belah pihak dapat bertemu, berdiskusi, dan mencapai kesepakatan damai tanpa memperpanjang polemik.
Perwakilan KPK Sigap Mamasa, Abdul Rahman, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kasat Reskrim Mamasa dan terutama kepada Kadis Kominfo Ernesto Randa. Baru beberapa hari menjabat, namun beliau sudah mampu menyatukan pers dan LSM melalui pendekatan kekeluargaan,” ujarnya.
Abdul Rahman juga menegaskan bahwa surat edaran yang sempat beredar dan memicu perdebatan adalah hoax. Ia berharap publik kembali percaya bahwa KPK Sigap tetap bekerja sesuai kode etik dan aturan lembaga.
Dalam proses perdamaian tersebut, oknum yang sebelumnya terlibat konflik juga telah menyampaikan permohonan maaf baik secara lisan maupun tertulis yang dianggap sebagai bentuk tanggung jawab dan sikap kesatria.
“Kami juga mengapresiasi Bupati Mamasa yang cepat merespon sehingga proses mediasi berjalan lancar dan damai,” tambah Abdul Rahman. (Ayu)







