SINJAI, kosongsatunews.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, mendampingi Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, dalam kunjungan kerja ke dua kecamatan, yakni Sinjai Utara dan Sinjai Timur, Rabu (15/04/2026) pagi.
Kunjungan diawali di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 01 Yayasan Al Hidayah Amanah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama rombongan meninjau langsung proses pengemasan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang akan didistribusikan kepada sekolah-sekolah mitra.
Kadisdik Sinjai, Irwan Suaib, menyampaikan bahwa kehadiran Dinas Pendidikan dalam kunjungan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan program MBG berjalan optimal, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik di satuan pendidikan.
“Dinas Pendidikan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar program MBG ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik, baik dari sisi kualitas gizi maupun ketepatan distribusi,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan bahwa kualitas nutrisi dan higienitas makanan telah memenuhi standar sebelum dikonsumsi oleh siswa. Selain itu, dilakukan pula pemantauan langsung di dua sekolah, yakni SD Negeri 23 Biringere di Kecamatan Sinjai Utara dan SD Negeri 29 Maroanging di Kecamatan Sinjai Timur.
Bupati Sinjai menegaskan bahwa program MBG merupakan program strategis yang perlu didukung bersama, karena tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak, tetapi juga berkontribusi pada tumbuh kembang generasi emas di Kabupaten Sinjai.
Lebih lanjut, Bupati juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas layanan serta memperluas jangkauan program agar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pihak yang berhak, termasuk peserta didik dan tenaga pendidik.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Dian Purnamasari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar perangkat daerah semakin kuat dalam mendukung terwujudnya program “Sinjai Sehat” melalui pemenuhan gizi yang tepat sasaran dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan. (Humas disdik)





































