Proyek Screen House Rp453 Juta di Mamasa Diduga Bermasalah, Aktivis Minta Aparat Turun Tangan

KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA — Pembangunan screen house modern pengembangan komoditas hortikultura milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Bamba Turunan, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan keras dari kalangan aktivis dan warga setempat.

Proyek yang berada di bawah Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa itu memiliki nilai anggaran sebesar Rp453.280.879 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung sejak 19 Juli hingga 15 November 2024. Namun hingga kini, kondisi bangunan di lapangan dinilai belum rampung dan progresnya disebut jauh dari harapan.

Salah satu aktivis di Kabupaten Mamasa menyoroti dugaan pencairan dana proyek yang disebut telah mencapai 100 persen, padahal progres fisik di lapangan dinilai belum mencapai 50 persen.

“Kalau benar sudah cair 100 persen sementara pekerjaan belum selesai, ini patut dipertanyakan serius. Jangan sampai merugikan negara,” tegas aktivis tersebut.

Ia juga mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek, termasuk siapa pihak pelaksana yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

“Semua pihak yang terkait harus terbuka. Jangan ada kesan proyek ini dipaksakan cair penuh sementara bangunan masih terbengkalai,” tambahnya.

Warga setempat juga menyayangkan kondisi proyek yang seharusnya menjadi penunjang pengembangan hortikultura masyarakat, namun justru terbengkalai dan belum bisa dimanfaatkan maksimal.

Masyarakat dan aktivis mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta aparat penegak hukum agar turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak instansi terkait maupun pelaksana proyek belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *