Sinergi Rutan Majene dan Unsulbar, Mahasiswa Ners Diterjunkan Langsung ke Lingkungan Pemasyarakatan

KOSONGSATUNEWS.COM, MAJENE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene menerima 15 mahasiswa profesi ners dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) untuk melaksanakan praktik lapangan. Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara kedua lembaga guna mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat layanan kesehatan bagi warga binaan.

Para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan profesi ini akan melaksanakan kegiatan praktik untuk memperoleh pengalaman langsung serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan dalam pemberian pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan bahwa lembaganya senantiasa membuka diri sebagai sarana pembelajaran. Menurutnya, kehadiran mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kualitas layanan kesehatan yang disediakan untuk warga binaan, sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka memahami tantangan dan kondisi nyata di lapangan.

“Kami berharap terjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga, sementara kami mendapat dukungan untuk meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan ini,” ujarnya.

Dosen pendamping dari Unsulbar, Sahriana, menilai penempatan mahasiswa di Rutan Majene merupakan langkah strategis. Ia menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berlangsung di fasilitas umum seperti rumah sakit atau puskesmas, tetapi juga di lingkungan khusus seperti lembaga pemasyarakatan. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan kemampuan mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan pendampingan yang diberikan. Semoga mahasiswa dapat memanfaatkan waktu ini sebaik-baiknya untuk mengasah keterampilan,” katanya.

Salah satu peserta magang, Nurul Permatasari, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang berharga untuk memahami secara langsung bagaimana pelayanan kesehatan dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan akademik dan profesionalismenya, serta memberikan manfaat nyata dalam mendukung pelayanan kesehatan di Rutan Majene.

(Tenri AYA/H.M.Yahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *