Warga Soroti Kinerja Kades Mamullu, Jarang di Desa dan Honor Belum Dibayar

KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA – Kepala Desa Mamullu, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan warga. Hal itu menyusul adanya keluhan masyarakat terkait dugaan kurang aktifnya kepala desa berada di wilayah desa serta persoalan pembayaran honor aparat desa yang disebut belum tersalurkan.

Salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kepala desa dinilai lebih sering menetap di Kota Mamasa dibanding berada di Desa Mamullu untuk menjalankan aktivitas pemerintahan desa.

“Beliau lebih sering tinggal di kota dibanding di desa,” ujar sumber kepada media ini, Rabu (7/5/2026).

Selain itu, sumber juga menyebut honor aparat desa dan kepala dusun dikabarkan belum dibayarkan selama enam bulan pada tahun 2025, meski anggarannya disebut telah dicairkan.

“Honor aparat dan kepala dusun belum dibayarkan selama enam bulan, padahal informasinya dana sudah cair,” ungkapnya.

Tak hanya itu, honor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga disebut baru dibayarkan satu triwulan sejak kepala desa menjabat. Bahkan, menurut sumber tersebut, pada tahun 2024 hingga 2025 anggota BPD dikabarkan belum menerima honor secara penuh.

“Iya, BPD baru dibayar satu triwulan. Selebihnya belum diterima,” tambahnya.

Sorotan lain juga diarahkan kepada istri kepala desa yang diketahui berstatus sebagai pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Ia disebut kerap bersikap kurang baik terhadap sejumlah penerima manfaat.

“Istri kepala desa yang juga pendamping PKH biasa marah kepada warga penerima manfaat,” kata sumber itu lagi.

Hingga berita ini diturunkan, wartawati media ini telah berupaya menghubungi Kepala Desa Mamullu melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi. Namun, belum ada tanggapan atau respons dari yang bersangkutan. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *