Puluhan Anak PAUD Berkah Joalampe Belum Tersentuh Program MBG, Padahal Sudah Didata Hampir Setahun

Sinjai, kosongsatunews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan dapat menjangkau seluruh peserta didik, ternyata belum dirasakan oleh anak-anak di PAUD Berkah Joalampe, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, pihak PAUD Berkah Joalampe sebenarnya telah didata oleh salah satu dapur penyedia MBG sejak hampir satu tahun lalu. Namun hingga Jumat (19/6/2026), bantuan makanan bergizi tersebut belum juga diterima oleh para peserta didik.

“Sekitar hampir satu tahun sudah didata sama salah satu dapur MBG, tapi sampai saat ini belum mendapat jatah MBG,” ungkap salah seorang sumber kepada media ini.

Diketahui, PAUD Berkah Joalampe memiliki sekitar 48 anak binaan yang diharapkan dapat menjadi penerima manfaat program nasional tersebut. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya dari masyarakat setempat terkait penyebab belum tersalurkannya program MBG ke lembaga pendidikan anak usia dini tersebut.

Padahal, Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, termasuk anak-anak usia dini, guna mendukung tumbuh kembang dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Masyarakat berharap instansi terkait maupun pihak penyelenggara dapur MBG dapat memberikan penjelasan mengenai kendala yang menyebabkan PAUD Berkah Joalampe belum memperoleh alokasi program tersebut, meskipun telah melalui proses pendataan.

Selain itu, warga juga berharap agar distribusi program MBG dilakukan secara merata dan tepat sasaran, sehingga seluruh peserta didik yang telah memenuhi persyaratan dapat merasakan manfaatnya tanpa harus menunggu terlalu lama.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun instansi terkait mengenai alasan belum tersalurkannya program Makan Bergizi Gratis kepada PAUD Berkah Joalampe yang menaungi sekitar 48 peserta didik tersebut.(Yusuf Buraerah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *