MAMASA, KOSONGSATUNEWS.COM, – Dugaan keterlibatan Kepala Desa Sattenetean, Yusuf Rahmat Demmandulu, dalam proyek pembangunan gedung SMP Negeri 3 Balla, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi sorotan.
Dugaan tersebut mencuat setelah tim media bersama sejumlah aktivis melakukan penelusuran dan pengumpulan informasi di lapangan terkait pelaksanaan proyek pembangunan sekolah tersebut.
Saat tim media mendatangi lokasi untuk melakukan konfirmasi, Kepala SMPN 3 Balla, Jayanti, tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi kemudian dilakukan melalui pihak keluarga.
Namun, respons yang diterima justru menimbulkan tanda tanya. Suami kepala sekolah yang akrab disapa “Papa Yos” meminta awak media datang langsung ke sekolah apabila ingin memperoleh keterangan.
“Datang saja ke sekolah ambil keterangan. Karena kamu akan menghadapi pengacara dari Jakarta,” tulisnya dalam pesan WhatsApp kepada Ayu wartawati media ini. Sabtu, (20/6/2026).
Pernyataan tersebut menuai perhatian karena dinilai sejumlah pihak sebagai respons yang kurang bersahabat terhadap upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMPN 3 Balla, Jayanti, belum memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut.
Demikian pula Kepala Desa Sattenetean, Yusuf Rahmat Demmandulu, yang belum memberikan tanggapan meski telah diupayakan untuk dikonfirmasi.
Sikap bungkam kedua pihak membuat berbagai pertanyaan publik terkait pelaksanaan proyek pembangunan SMPN 3 Balla belum terjawab, termasuk terkait dugaan keterlibatan pihak-pihak di luar kewenangan sekolah dalam pekerjaan proyek tersebut.
Media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait guna memberikan ruang klarifikasi dan menghadirkan informasi yang berimbang kepada publik. (Ayu)



















