MAJENE, 5 JULI 2026 — Warga di sekitar Jalan Kyai Haji Muhammad Saleh Nomor 27, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengeluhkan kondisi saluran drainase yang tersumbat dan mengeluarkan bau busuk yang sangat mengganggu kenyamanan. Keluhan ini muncul pada Minggu (5/7/2026).
Menurut keterangan warga, saluran air tersebut kini tertutup rapat oleh endapan lumpur serta tumpukan sampah, terutama gelas dan botol plastik bekas minuman. Meskipun warga sekitar sudah berinisiatif membersihkan sampah plastik yang terlihat, bau tidak sedap masih sangat terasa karena sumbatan utama berasal dari tumpukan lumpur yang mengeras akibat kondisi musim kemarau yang panjang.
Kondisi ini dirasakan sangat mengganggu, khususnya bagi pengelola dan pengunjung tempat usaha Lino 01 yang meliputi karaoke, kafe, serta penginapan yang berlokasi tepat di lokasi tersebut. Bau busuk yang menyengat menyebar hingga ke area jalan dan lingkungan sekitar, serta dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan warga dan merusak citra tempat usaha.
Warga berharap instansi yang berwenang menangani kebersihan dan pengelolaan saluran air dapat segera turun ke lokasi. Mereka meminta dilakukan pembersihan menyeluruh mulai dari pengangkatan endapan lumpur hingga pembuangan sampah secara tuntas, sehingga aliran air kembali lancar dan bau tidak sedap yang mengganggu dapat hilang sepenuhnya.
“Kami sudah berusaha membersihkan sampah yang terlihat, tapi lumpur di dasar selokan tebal sekali dan sudah mengeras. Kami tidak mampu membersihkannya sendiri. Semoga dinas terkait segera merespons dan menanganinya,” ujar salah satu warga setempat.
Laporan H.M.Yahya B.






















