KOSOGSATUNEWS.COM, POLMAN — SMKN 1 Luyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, akhirnya tersentuh program revitalisasi sekolah dari pemerintah. Sebanyak tujuh ruangan kelas yang sudah lama rusak kini tengah menjalani rehabilitasi total dengan anggaran mencapai Rp1,1 miliar.
Kepala SMKN 1 Luyo, Erwin Hasman, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Pasalnya, sejak sekolah tersebut berdiri pada tahun 2008, baru kali ini mereka kembali mendapatkan bantuan revitalisasi skala besar untuk renov kelas dari pemerintah.
”Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Bapak Presiden. Bantuan ini memang sudah sangat kami butuhkan dari dulu. Bangunan kami sudah tua dan memang sudah saatnya diperbaiki,” ujar Erwin saat ditemui, Kamis (30/7/2026).
Erwin menjelaskan, proyek ini dijalankan secara swakelola melalui Panitia Pembangunan Sekolah (P2SP) yang dibentuk oleh pihak sekolah dan diketuai oleh Reski. Pihaknya sengaja tidak menyerahkan pekerjaan ini kepada pihak luar demi memberdayakan masyarakat sekitar.
”Kami buat tim P2SP dan kelola sendiri. Kemarin sempat ada yang mau masuk (pihak luar), tapi saya tegaskan ini swakelola. Tukangnya pun menggunakan warga lokal di sekitar sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Proyek, Mihardja, menyampaikan bahwa pengerjaan rehabilitasi ini baru saja dimulai. Pihak panitia saat ini sedang menyiapkan material sembari menunggu pencairan dana tahap berikutnya.
Mihardja menekankan bahwa pihaknya tidak akan main-main dengan kualitas pengerjaan. Pengawasan ketat diterapkan, terutama terkait spesifikasi bahan bangunan yang masuk.
”Untuk progres kami baru mulai, masih menunggu material dan pencairan tahap selanjutnya. Kami menekankan material yang masuk harus sesuai spesifikasi. Jika tidak sesuai, tegas saya tolak,” tegas Mihardja.
Di tempat yang sama, Erwin berharap pengerjaan rehabilitasi tujuh ruang kelas ini berjalan lancar sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh 207 siswa SMKN 1 Luyo. Ia juga menyimpan harapan agar perhatian pemerintah tidak berhenti sampai di sini.
”Semoga tahun depan sekolah kami bisa kembali mendapatkan bantuan, khususnya untuk ruang praktik siswa,” tutup Erwin.
(*)
Setelah 18 Tahun Berdiri, SMKN 1 Luyo Akhirnya Dapat Revitalisasi Rp1,1 Miliar























