MAJENE – Sebanyak delapan desa di Kabupaten Majene berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang Lomba Kebun Dasawisma Tahun 2026. Pengumuman dan penyerahan hadiah dilakukan dalam Malam Ramah Tamah Peringatan HUT RI Ke-81 yang digelar di,.pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, 17/8/2026.
Lomba Kebun Dasawisma merupakan program PKK Kabupaten Majene untuk mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan, gizi, dan ekonomi keluarga.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majene,, Hj.Najmah Andi Syukri mengatakan lomba ini diikuti seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Majene dan dinilai berdasarkan aspek produktivitas, keanekaragaman tanaman, kebersihan, dan inovasi.
“Alhamdulillah, antusiasme desa luar biasa. Ini bukti ibu-ibu dasawisma berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah kemarau,” ujar Ketua PKK Majene.
*Berikut Daftar Pemenang Lomba Kebun Dasawisma Majene 2026:*
1. Juara 1 Desa Palipi Soreang Kecamatan Banggae dengan poin 92,50
2. Juara 2 Desa Adolang Dhua Kecamatan Pamboang dengan poin 90,75.
3. Juara 3 Desa Lombong Timur Kecamatan Malunda dengan poin 88,90
4. Harapan 1*: Desa Tubo Kecamatan Tubo Sendana dengan poin 87,25
5. *Harapan 2*: Desa Tallangbalao Kecamatan Tammerodo Sendana dengan poin 85,80
6. *Harapan 3*: Desa Salutambung Kecamatan Ulumanda dengan poin 83,60
7.*Harapan 4 Desa Buttu Baruga Kecamatan Banggae Timur dengan poin 82,55
Harapan 5 Desa Puttada Kecamatan Sendana dengan poin 82,10
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Majene,, didampingi Ketua PKK , Forkopimda dan Camat se-Kabupaten Majene di sela acara ramah tamah HUT RI Ke-81.
Bupati Majene Andi Achmad Syukri mengapresiasi inovasi warga. “Kebun dasawisma ini kecil tapi dampaknya besar. Ada sayur, ada buah, ada obat-obatan. Ini contoh kemandirian masyarakat,” tegas Bupati.
Salah satu pemenang, perwakilan Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid mengaku bangga. “Kami tanam cabai, kangkung, kelor, dan toga. Hasilnya sudah bisa untuk konsumsi dan dijual,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Majene menargetkan program Kebun Dasawisma diperluas ke seluruh desa pada 2027 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.
Penulis Acoantara
Editor Tenri AYA/
H.Yahya B
















