SIDRAP, KOSONGSATUNEWS.COM — Dua dosen Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) lolos dalam Seleksi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026 bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan.
Keduanya yakni Wakil Rektor I UMS Rappang Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Rais Rahmat Razak, M.Si. dan Kepala Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UMS Rappang Assoc. Prof. Dr. Ahmad Mustanir, S.I.P., M.Si.
Keduanya akan mengikuti rangkaian seleksi dan Bimtek bersama 136 akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa-Jumat, 15-18 September 2026 di Universitas Surabaya (UBAYA).
Keikutsertaan dua dosen UMS Rappang tersebut berdasarkan undangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 1120/DST/C3/DT.05.00/2026 yang diterbitkan pada 1 September 2026.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan bekerja sama dengan Universitas Surabaya menyelenggarakan kegiatan Seleksi dan Bimbingan Teknis Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026.
Dikondirmasi pada Senin (7/9/2026), Dr. Ahmad Mustanir mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut. Ia menilai keterlibatan dalam seleksi calon reviewer menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas kontribusi dalam pengembangan penelitian di tingkat nasional.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan kapasitas dan pengalaman dalam proses review penelitian. Kami tentu akan mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan Bimtek dengan sebaik-baiknya,” kata Dr. Ahmad.
Menurutnya, pengalaman sebagai calon reviewer nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi dirinya secara pribadi, tetapi juga bagi penguatan ekosistem penelitian di UMS Rappang.
“Harapannya, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat kami tularkan kepada dosen-dosen di UMS Rappang, sehingga budaya penelitian dan kualitas proposal penelitian semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Muhammad Rais Rahmat Razak menyambut positif kesempatan tersebut. Ia menyebut keterlibatan akademisi dalam kegiatan reviewer penelitian tingkat nasional merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk ikut menjaga kualitas penelitian.
“Kami menyambut baik kesempatan ini. Menjadi bagian dari proses seleksi calon reviewer merupakan sebuah tanggung jawab akademik sekaligus kesempatan untuk belajar dan berkontribusi lebih luas dalam pengembangan penelitian,” kata Dr. Rais.
Dr. Rais berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kompetensi akademik, khususnya dalam proses penilaian dan pengembangan penelitian di bidang sosial humaniora dan pendidikan.
“Kami berharap dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik dan memperoleh pengalaman yang nantinya bisa memberikan kontribusi bagi penguatan penelitian di UMS Rappang,” tuturnya.
Terpisah, Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. mengapresiasi lolosnya dua dosen UMS Rappang dalam Seleksi dan Bimtek Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026 tersebut.
Menurutnya, keterlibatan Dr. Rais dan Dr. Ahmad dalam kegiatan nasional itu menjadi capaian positif bagi UMS Rappang sekaligus menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi dosen UMS Rappang untuk berkiprah di tingkat nasional.
“Kami tentu sangat mengapresiasi capaian ini. Keikutsertaan dua dosen UMS Rappang dalam seleksi calon reviewer nasional menunjukkan bahwa kapasitas akademik dan kompetensi dosen terus berkembang,” kata Prof. Jamaluddin.
Ia menegaskan, UMS Rappang akan terus mendorong dosen untuk meningkatkan kompetensi, baik dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, maupun berbagai aktivitas akademik lainnya.
“Kami berharap kesempatan ini tidak berhenti pada kegiatan seleksi dan Bimtek saja, tetapi menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya riset di UMS Rappang,” ujarnya.
Rektor juga berharap semakin banyak dosen UMS Rappang yang mampu berkiprah dalam berbagai kegiatan akademik di tingkat nasional.
“Target kita adalah semakin banyak dosen UMS Rappang yang memiliki rekam jejak dan kontribusi di tingkat nasional. Ini penting untuk memperkuat posisi UMS Rappang sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan,” pungkasnya. (MDS)





















