Manado. Setelah di tinggalkan Wagub Sulut Viktor Mailangkay sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Sulut, kendali Partai Nasdem Sulut sekarang berada di pundak Felly E Runtuwene yang juga menjabat Ketua Komisi IX DPR RI saat ini.
Hal ini menyusul Pengunduran diri Viktor Mailangkay dari Partai Nasdem beberapa hari yang lalu. Dan hal ini menjadi trend topik di semua plat form Media Online dan Media Sosial. Publik Sulut tau persis kedekatan antara Felly dan Viktor selama ini, karena mereka berdua satu Gereja.
Seperti diketahui Viktor Mailangkay menjadi ketua Partai Nasdem Sulut atas perjuangan dari Felly E Runtuwene. Namun dalam surat resmi pengunduran diri Viktor Mailangkay kepada Ketum Surya Paloh yang beredar isinya seolah olah mereka berdua sudah tidak lagi seirama dalam membesarkan Partai Nasdem.
Pada saat diwawancarai awak media kepada Felly E Runtuwene baru baru ini, bahwa mereka berdua tidak ada masaalah yang serius, itu adalah hak dari Pak Viktor Mailangkay untuk meninggalkan Partai Nasdem yang justru sudah berjasa mengusung sehingga beliau menjadi Wakil Gubernur Sulut sekarang, kata Felly.
Di tempat lain beberapa Kader Partai Nasdem saat di temui media ini mengatakan, bahwa mereka sangat bergembira ketika Partai Nasdem Sulut di pimpin oleh ibu Felly E Runtuwene sekarang, torang sebenrnya sangat bersyukur dan senang sekali mendapat Ketua Partai seperti Ibu Felly, yang sungguh sungguh ingin membesarkan Partai Nasdem di Sulut. Karena selama ini kami seperti terlantar kata mereka.
Publik sudah mengetahui sifat dan karakter dari Felly dan Viktor b sangat berbeda sekali dalam memimpin Partai Nasdem Sulut selama ini. Kalau ibu Felly sangat ringan tangan pa Torang disetiap ada pertemuan baik reses atau konsolidasi Partai Nasdem, sebaliknya pak mantan ketua kalau dengan Torang selalu lepas tangan. Kalau mo suka jadi Ketua Partai Politik harus Loyal ke atasan dan Royal kepada bawahan jangan batu kubur alias pelit kalau ingin Partai Nasdem ini akan menjadi besar kembali kata mereka, yang meminta untuk namanya di simpan. Biar bagaimana beliau masih torang pe Wakil Gubernur sekarang jadi tolong nda usah tulis torang pe nama nee nda enak ley kwa, ungkap mereka dengan dialek Manado yang kental.
Begitu juga informasi dari diskusi di beberapa tempat nongkrong di Kota Manado mengenai dinamika yang terjadi di Partai Nasdem Sulut terungkap bahwa, kemungkinan ada tekanan atau perintah dari DPP Partai melalui Felly kepada Wagub Vicktor Mailangkay untuk segera melakukan konsolidasi Partai, mengingat menghadapi Pemilu di 2029 nanti semakin dekat. Mungkin saja karena berpikir sudah tidak ada lagi keuntungan secara materi dan politik kedepan, dan tidak mau lagi berkorban materi untuk konsolidasi Partai maka beliau mengambil langkah aman untuk mengundurkan diri dari Ketua Partai Nasdem Sulut, kata mereka. (ss)












