UMS Rappang–BPN Sidrap Sepakati Kerja Sama, Fokus pada Data Pertanahan dan Tanah Wakaf

KOSONGSATUNEWS.COM, SIDRAP, — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menjalin kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama, Senin (23/2/2026).

Penandatanganan berlangsung di Kantor BPN Sidrap dan dilakukan langsung oleh Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si, bersama Kepala BPN Sidrap, Ir. Taufik, S.T., M.H., M.Si. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Rektor IV UMS Rappang Dr. Drs. H. Syamsu T, S.Pd., M.Pd., Kepala Bagian Kerja Sama UMS Rappang Syahrir L., S.Pd., M.Pd., serta jajaran BPN Sidrap.

Kepala BPN Sidrap, Taufik, mengatakan kerja sama ini membuka ruang kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan instansi pertanahan, khususnya dalam mendukung program Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Ada banyak hal yang dapat diambil manfaatnya dari perjanjian kerja sama ini, terutama dalam mendukung program ATR/BPN di daerah,” ujar Taufik.

Ia menjelaskan, terdapat dua program prioritas yang akan dikolaborasikan bersama UMS Rappang.

Pertama, peningkatan kualitas data dalam rangka digitalisasi sertifikat tanah.

Kedua, percepatan sertifikasi tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum atas aset-aset keagamaan di Kabupaten Sidrap.

Menurut dia, dukungan akademisi dan mahasiswa diharapkan dapat membantu optimalisasi pendataan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terkait pentingnya legalitas aset tanah.

Sementara itu, Rektor UMS Rappang, Prof. Jamaluddin Ahamad, menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut melalui pelibatan dosen dan mahasiswa, khususnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Sejak 2014, UMS Rappang terus berbenah dan aktif melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kami siap berkolaborasi dan menindaklanjuti kerja sama ini melalui program-program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik maupun KKN Reguler,” kata Prof. Jamaluddin.

Ia menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi dan BPN diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan pertanahan, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola pertanahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sidrap.(MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *