MANADO — Ribuan warga Kota Manado tumpah ruah di jalan jalan Protokol saat malam Takbiran. Pada Jumat malam pukul 22.59 terpantau media ini ternyata yang ikut Pawai malam Takbiran bukan hanya Umat Muslim, melainkan sebagian Umat Kristen juga ikut bersama dengan senang dan gembira.
Beberapa warga yang di temui wartawan saat berada pada iring iringan ribuan sepeda motor mereka merupakan Pemuda Kristen dari beberapa Denominasi Gereja yang ada di Kota Manado. Alasan mereka ikut Pawai Malam Takbiran karena diajak teman teman mereka umat Muslim.
Seperti kata Pemuda Kristen, Christian dan Paulus bahwa mereka setiap tahun ikut saat pawai di malam Takbiran. Karena kebersamaan torang sebagai sesama warga Kota Manado. Karena saat torang merayakan Natal teman teman Muslim ikut bersama sama, seperti kegiatan Santa Claus teman teman Muslim bergabung bersama sama. Jadi torang sudah merasa seperti bersaudara kata mereka berdua.
Ini merupakan hal sangat Positif dan perlu di pertahankan, karena Toleransi Beragama di Kota Manado selama ini sudah di akui dunia. Ini dibuktikan dengan saling menghormati dan menghargai antar sesama Umat Beragama di Kota Manado.
Terlepas dari situasi Global yang memanas karena Perang di Timur Tengah, warga Kota Manado merayakan Idul Fitri 1447 H dengan Damai dan tidak terpengaruh sama sekali, bahkan para Umat Muslim sudah mengundang warga Umat Kristen untuk datang berkunjung ke rumah mereka untuk bersyukur merayakan Idul Fitri. (ss)





























