KOSONGSATUNEWS.COM, MAMASA – Pelaksanaan kegiatan “Mamasa Amazing” kembali menuai kritik. Kali ini, sorotan datang dari LSM Gerak DPC Mamasa melalui Andi’ Waris Tala (AWT), yang menilai panitia tidak profesional dalam mengelola kegiatan tersebut.
Menurut AWT, panitia terkesan mengintervensi peserta dengan membatasi penentuan obyek wisata yang dapat dikunjungi. Padahal, peserta seharusnya diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi potensi wisata selama masih berada dalam wilayah Kabupaten Mamasa.
“Poin ke-10 seharusnya menjadi rujukan utama, yakni memberikan kebebasan kepada peserta untuk menentukan sendiri spot wisata. Tidak perlu membatasi dengan menyebut poin 1 sampai 9,” tegas AWT, Sabtu (28/3/2026).
Ia menilai, kebijakan tersebut justru menghambat kreativitas peserta dan berpotensi menimbulkan kesan bahwa panitia tidak memahami secara menyeluruh potensi wisata yang ada di Mamasa.
AWT juga menyoroti masih banyak wilayah yang belum terakomodasi dalam konsep kegiatan, seperti Messawa, Nosu, Tabang, Pana’, serta sejumlah kecamatan di wilayah tiga.
“Ini menimbulkan pertanyaan, apakah panitia benar-benar memahami Mamasa secara utuh atau hanya sebatas mengetahui dari cerita,” ujarnya.
LSM Gerak DPC Mamasa berharap ke depan panitia dapat lebih terbuka dan memberikan ruang bagi peserta untuk berinovasi, sehingga kegiatan promosi wisata dapat berjalan maksimal dan mencerminkan kekayaan destinasi yang dimiliki daerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia “Mamasa Amazing” belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik tersebut. (Ayu)



































